- Home
- Lingkungan
- Wabup Rohil Prihatin Kepenghuluan Sinting Belum Punya Jembatan
Nestapan Berada di Ladang Minyak,
Wabup Rohil Prihatin Kepenghuluan Sinting Belum Punya Jembatan
Kamis, 09 Oktober 2014 13:48 WIB
TANAH PUTIH - Miris memang, berada di ladang minyak yang dikelola PT Chevron Pacifik Indonesia (CPI), masyarakat Kepenghuluan Sintong, Kecamatan Tanah Putih, Rohil harus menyeberang menggunakan rakit, karena tidak memiliki jembatan.
Pemkab Rohil akan mengupayakan pembangunan jembatan melalaui APBN sebesar Rp 75 miliar, sedangkan Detail Enginering Desain (DED) sudah disiapkan pemkab setempat.
Atas kondisi tersebut, sejumlah tokoh masyarakat, meminta agar dibangun jembatan di kepenghuluan mereka, dan atas permintaan tersebut, Wakil Bupati Rohil, Erianda, bersama Camat Tanah Putih, Supriadi telah meninjau lokasi.
“Ini masyarakat sini, meminta ini pembangunan jembatan. DED-nya udah, nanti kita upayakanlah,” janji Wakil Bupati Erianda, di lokasi itu, belum lama ini.
Saat ini, Pemkab Rohil katanya sudah menampung aspirasi masyarakat dan akan mengupayakan pembangunan, bisa melalui dana APBD Provinsi Riau, dan bisa juga dari dana APBN (pusat).
“Dari kondisi sekarang ni, kita upayakanlah, kita tampung aspirasi masyarakat sini. (akan diusahakanlah Pak ya) itu pasti, itu nanti, entah dari Provinsi kita usahakan, entah Pusat, kita haraplah Rohil ni, kemaren orang pusat, mau memperhatikan Rohil, alhamdulillah lah,” kata Erianda.
Bahkan, untuk melobi ke pemerintah pusat, pihaknya akan datang langsung nantinya. “Tergantung pemerintah, kesanalah kami. Kita koordinasi sama pusat,” katanya.
Dana yang dibutuhkan untuk membangun Jembatan Sintong ini katanya sekitar Rp 75 miliar, dengan bentang 100 meter.
Jika menggunakan dana Rokan Hilir, tentu juga memiliki keterbatasan, sehingga Erianda berpendapat, wajar saja kawasan yang menjadi ladang minyak, juga meminta bantuan kepada pusat untuk pembangunan jembatan.
“Kalau menggunakan dana Rohil, selagi pusat ini kan, karena penghasilan daerah kita disini (ladang minyak, red), minyak, apa salah kita mintak lagi, ya ndak, perhatikan Rohil,” tambah Erianda.
Jembatan ini katanya akan memudahkan masyarakat menyeberang, bahkan untuk menuju Duri menjadi dekat, keluar di aspal Simpang Puncak.
Mengupayakan dari pemerintah pusat ini, ternyata juga sudah dilakukan untuk membangun riqid pavement ruas jalan Ujung Tanjung-Bagansiapiapi.
“Seperti kemarenkan, waktu saya sama Pak Bupati, udah ada dari Kementerian PU, jalan dari Ujung Tanjung-Bagansiapiapi, diusahakan, jalan nasional. Dan akan dijadikan pembangunannya, bukan aspal lagi, tetapi kita mintak kemaren, rigid,” tutup Erianda.
Sementara itu, Kabag Humas Setda Rohil, Hermanto mengatakan, untuk pembangunan jembatan tersebut, Pemkab Rohil juga akan melakukan koordinasi dengan PT CPI, karena berada dikawasan ladang minyak perusahaan Paman Sam tersebut.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

