- Home
- Lingkungan
- Walikota Pekanbaru Sebut DKP Tak Paham Sistem Sanitary Ranfile
Walikota Pekanbaru Sebut DKP Tak Paham Sistem Sanitary Ranfile
Selasa, 11 Maret 2014 16:33 WIB
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Firdaus telah mencanangkan sistem sanitary ranfile untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Muara Fajar, sejak Juni 2013 lalu.
Dengan sistem tersebut, diharapkan mampu membuat sampah di TPA Muara Fajar tidak menumpuk-numpuk di sembarangan tempat. Meski begitu, hingga saat ini kondisi TPA masih tetap sama dengan sebelum rencana tersebut.
Hal ini membuat Walikota kecewa dengan kinerja Dinas Kebersihan dan Pertaman (DKP). Bahkan, dia sampai memberikan penjelasan langsung sistem sanitary tersebut kepada Kepala DKP Syafril dan UPT TPA Muara Fajar di lokasi TPA.
"Mereka tidak mengerti dan paham. Yang ini bukan sanitary renfile, masih sama dengan open dumping yang di atas. Sudah hampir satu tahun kenapa belum ada perkembangan, ini salah," terangnya, Selasa (11/03/2014).
Secara umum, memang sudah ada perbaikan dalam pengelolaan TPA. Hanya saja, masih banyak yang salah dan perlu perbaikan.
Di antaranya, sistem penumpukan sampah yang seharusnya dengan ketinggian 2 meter ditimbun dengan tanah setinggi 50 centimeter dan dikeraskan. Mereka ditimbun dengan sistem blok sehingga mengikat.
Tidak hanya itu, air limbah bekas sampah akan ditampung di kolam penampungan sebelum diblower menjadi air bersih. Hanya saja, saat kunjungan tersebut, kondisinya masih belum terlaksana dengan baik.
Alasannya, tanah timbun belum tersedia secara massal. Karena itu, sistem yang diinstruksikan belum terlaksana sempurna.
"Jika bekerja dengan baik, anggarannya kecil tapi hasil maksimal. Bukan bekerja dengan anggaran besar tapi hasil tidak ada. Yang penting mengerti dulu bagaimana, bukan memandai. Ini harus mereka (DKP) sempurnakan," tegasnya.***(dan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

