• Home
  • Lingkungan
  • Warga Desak Pemko Dumai Lakukan Normalisasi Aliran Sungai

Warga Desak Pemko Dumai Lakukan Normalisasi Aliran Sungai

Selasa, 04 Oktober 2016 16:24 WIB
DUMAI - Pemerintah Kota Dumai diminta untuk melakukan normalisasi aliran sungai yang saat posisinya mengalami kendangkalan karena endapa lumpur sehingga menimbulkan banjir di pemukiman penduduk.

"Kami minta pemerintah untuk melakukan normalisasi sungai yang saat ini sudah dangkal akibat endapan lumpur. Dengan adanya normalisasi aliran sungai itu bisa mengantisipasi terjadinya banjir akibat pasang keling," kata Yusuf, Selasa (4/10/16).

Warga yang tinggal tidak jauh dari bibir sungai Dumai ini, mendesak pemerintah melalui instansi terkait bisa melakukan normalisasi aliran sungai sebelum masuk musim penghujan di penghujung tahun ini.

"Kalau sudah dilakukan normalisasi tentunya dampak banjir dari air pasang laut dan musim penghujan tidak menghantui masyarakat. Maka dari itu kami minta untuk secepatnya pemerintah melakukan normalisasi sungai," pintanya.

Sementara Walikota Dumai, Zulkifli AS mengatakan bahwa endapan lumpur ternyata membuat pendangkalan di sejumlah sungai di Kota Dumai. Akibatnya banjir mengintai masyarakat kota pelabuhan. 

Baik berupa akibat hujan intensitas tinggi atau banjir rob (Pasang Keling). Ketinggian endapan lumpur bisa mencapai setengah meter setiap tahunnya. Dan pemerintah sendiri belum melakukan normalisasi.

"Pendangkalan ini disebabkan adanya endapan lumpur. Akibatnya air sungai merembes ke sekitar aliran sungai. Pendangkalan sungai menjadi satu tantangan dalam penanggulangan banjir," jelasnya. 

Menurutnya, hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan melakukan pengerukan di sungai yang sudah mengalami pendangkalan. Sebab normalisasi sungai di Kota Dumai akan dijadikan langkah alternatif.

"Memang benar normalisasi aliran sungai inilah yang menjadi alternatif untuk mengantisipasi banjir yang disebabkan pasang air laut dan musim penghujan tiba. Namun semua itu kita masih keterbatasan anggaran," pungkasnya.

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Banjir
Komentar