• Home
  • Lingkungan
  • Warga Menilai Rekanan Kerjakan Proyek Overlay Jalan SSK Asal Jadi

Warga Menilai Rekanan Kerjakan Proyek Overlay Jalan SSK Asal Jadi

Hadi Pramono Kamis, 05 Oktober 2017 19:27 WIB
DUMAI - Pengerjaan proyek peningkatan jalan dengan sistem overlay di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Dumai terkesan asal jadi demi mengejar waktu pelaksaan yang tinggal beberapa hari lagi.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perusahaan Rakyat (PUPR) Kota Dumai sempat membongkar aspal yang sudah dipasang oleh pihak rekanan PT Sentra Multikarya, karena dikerjakan waktu musim hujan.

Pembangunan jalan yang menelan dana negara Rp10 miliar itu langsung mendapat sorotan tajam dari berbagai masyarakat yang melintasi jalan Sultan Syarif Kasim tersebut.

"Kami ingin jalan ini dibangun yang bagus, tidak asal-asalan seperti ini. Jangan habiskan anggaran saja, tapi pengerjaanya terkesan asal jadi," kata Andi, kepada wartawan, Kamis (5/10/17).

Andi berharap kepada Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas PUPR untuk melakukan kontrol terhadap pembangunan Jalan Sultan Syarif Kasim tersebut agar hasilnya memuaskan dan tahan lama.

"Pak kadis PU turun lapangan lah melihat kondisi jalan kami dibangun terkesan asal jadi saja. Kami ingin seluruh pembangunan di Dumai berkualitas bagus dan tahan lama. Kalau asal jadi pasti cepat rusak," harapnya.

Informasi yang berhasil dirangkum wartawan dilapanga, bahwa perusahaan PT Sentra Multiikarya beralamatkan di Jawa Barat. Perusahaan ini adalah pemenang tander proyek overlay di Jalan Sultan Syarif Kasim.

Sementara Kepala Dinas PUPR M Syahminan kepada media ini mengaku sudah banyak menerima laporan terkait pengerjaan overlay di Jalan Sultan Syarif Kasim tersebut.

"Saya sudah terima banyak laporan dan saya sudah perintahkan anggota untuk selalu mengawasi pengerjaan overlay itu. Saya ingin proyek overlay dikerjakan sesuai ketentuan berlaku agar kualitasnya bagus," jelasnya.

Pihaknya mengaku sebelumnya sudah pernah melakukan pembongkaran proyek overlay di jalan tersebut. Lantaran pihak rekanan mengerjakan overlay waktu hujan dan tentunya hasilnya akan tidak bagus.

"Beberapa bulan lalu sudah pernah kita bongkar. Rekanan mengerjakan jalan itu waktu hujan dan banyak komplain masyarakat, makanya kita turunkan alat berat untuk membongkarnya," ucapnya.

Syahminan mengatakan untuk kontrak pengerjaan proyek tersebut harus selesai pada akhir Oktober 2017 ini. "Jadi harus diselesaikan, kalau tidak selesai kami akan laporkan dan tidak akan kami bayat," tutupnya.

Dia tidak ingin dengan proyek overlay ini terjerumus ke ranah hukum. Makanya setiap pengerjaan overlay di Jalan Sultan Syarif Kasim benar-benar sesuai dengan ketentuan berlaku dan besteknya.

(mad/mad)
Tags Jalan RusakPemko DumaiPerbaikan JalanProyek Jalan
Komentar