• Home
  • Maritim
  • Gelombang Laut Normal, KSOP Dumai Tetap Minta Waspada Berlayar

Gelombang Laut Normal, KSOP Dumai Tetap Minta Waspada Berlayar

Senin, 23 Mei 2016 23:34 WIB
DUMAI - Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kota Dumai menyatakan, gelombang laut di perairan Dumai sekitar dinyatakan masih normal, namun pengguna jasa diminta tetap waspada dan memantau cuaca ketika berlayar.
         
Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Dumai Barnabas F Tallu menyebutkan, informasi Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika bahwa kondisi gelombang laut di perairan Dumai dan sekitarnya masih di ketinggian normal, yaitu 1 hingga 1,5 meter.
         
"Edaran peringatan waspada sudah kita keluarkan sebulan lalu, dan pemantauan terakhir gelombang laut di perairan Dumai sekitarnya masih normal, dan pengguna jasa tetap harus waspada," kata Barnabas, di Dumai.
         
Disebutkan, meski cuaca di laut masih wajar, KSOP tetap menekankan pada pengguna jasa dan pihak yang berkepentingan di pelabuhan setempat agar mengutamakan keselamatan pelayaran dan senantiasa memantau iklim perairan.
         
Selain itu, kepada seluruh nakhoda dan operator kapal yang akan berlayar diingatkan juga agar senantiasa mengantisipasi keadaan cuaca buruk di perairan serta tidak memaksakan diri berlayar.
         
"Setiap kapal berlayar diminta waspada, terutama yang akan mengarah ke perairan Natuna dan Laut Cina Selatan karena kondisi gelombang disana mencapai tiga meter," ucapnya.
         
Sejauh ini, KSOP terus melayani permohonan izin persetujuan berlayar dan memberi peringatan dini jika mendapati iklim buruk di perairan agar segera diantisipasi dengan mencari tempat sandaran terdekat.
         
Sementara, Pengurus Feri di Dumai Ayong mengakui gelombang perairan lintasan feri, baik rute domestik maupun internasional sejauh ini masih dalam ketinggian normal, dan nakhoda diminta waspadai cuaca demi keselamatan penumpang.
         
Menurutnya, sebelum berlayar, dilakukan pemeriksaan kapal feri terkait alat keselamatan dan peralatan navigasi agar dalam perjalanan tidak terkendala dan tetap dapat memantau kondisi cuaca.
         
"Rute kita tidak ada mengarah ke laut cina selatan, tapi nakhoda tetap akan waspada dan memantau terus perkembangan cuaca di perairan supaya perjalanan lancar dan selamat," kata Ayong.
         
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru-Riau Selamet mengatakan, dalam waktu tiga hari kedepan di Kota Dumai diprediksi akan terjadi hujan disertai kilat atau petir.
         
"Hujan diprediksi terjadi pada siang jelang sore, atau malam dini hari dengan intensitasnya mulai ringan sampai sedang dan kilat tidak ekstrim seperti Rabu kemarin," jelasnya kepada pers.

(ant/ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pelabuhan
Komentar