Kebangetan, Ponton Jembatan Desa Bantar Meranti Rusak Parah
Senin, 01 Agustus 2016 10:33 WIB
MERANTI - Pengerjaan pembangunan Jembatan di Desa Bantar Rangsangbarat diduga asal jadi. Akibatnya, belum lama selesai dibangun, ponton jembatan sudah rusak parah.
Terlihat papan-papan di ponton jembatan Desa Bantar itu lepas dari tempat yang semula dipasang pekerja. Akibatnya, kini hanya sedikit lantai ponton terlihat masih menempel.
Kepala Desa Bantar, Idris, ketika dikonfirmasi membenarkan hancurnya ponton jembatan. Menurut Idris, jembatan itu merupakan proyek dari provinsi yang dibangun tahun 2014 lalu.
Sementara penggunaan, diperkirakan baru sekitar lebih kurang satu tahun. Sementara penyebab kerusakan kata Idris, saat membangun jembatan, pekerja menggunakan besi yang sangat kecil.
Ditambah terkena air asin, besinya berkarat lalu putus sehingga menyebabkan papan-papan lantai ponton lepas dengan sendirinya.
"Proyek 2014 dari provinsi. Mereka menggunakan besinya halus (kecil, red). Kena air masin lapuklah," kata Idris menjawab GoRiau.
Meski masih bisa digunakan, Idris berharap pihak terkait bisa segera mengatasinya. Sebab, jembatan itu sangat diharapkan masyarakat setempat. "Saat ini masih digunakan,tapi kalau bisa mohon secepatnya diperbaiki," ujar Idris lagi.
Sementara itu, pihak Dishubkominfo Kepulauan Meranti belum bisa dikonfirmasi. Meski sudah tersambung ke nomor hape-nya, Kadishub Hariadi, dan Kabid Ismail tidak mengangkat (telepon) untuk menjawab.
(rdk/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
180 PMI Bermasalah Kembali Dipulangkan dari Malaysia Lewat Pelabuhan Dumai
-
Maritim
KSOP Dumai Gelar Bersih Pantai dalam Rangka Peringatan Harhubnas 2024
-
Ekbis
Aktivitas Bongkar dan Penyimpanan Rokok Gudang Garam di Dumai Resmi dan Legal
-
Traveler
Warga Indonesia Masuk Malaysia Tak Perlu Booster atau Tes Antigen
-
Hukrim
Masuk Daftar Cekal, Indonesia Tolak WNA Malaysia di Pelabuhan Dumai
-
Ekbis
PT Sari Dumai Sejati Bersama KSOP Dumai Latihan Exercise ISPS Code

