• Home
  • Maritim
  • Nelayan Rohil Temukan Mortir di Perairan Perbatasan Malaysia

Nelayan Rohil Temukan Mortir di Perairan Perbatasan Malaysia

Sabtu, 08 Februari 2014 11:36 WIB

BAGANSIAPIAPI - Nelayan Rokan Hilir menemukan dua buah mortir diperairan perbatasan Indonesia-Malaysia. Mortir tersebut sudah diamankan aparat, namun sebelumnya sempat mau dijual kiloan. 

Penemuan itu oleh M Zainal Yusuf Yusrin Rabu (5/2/14) sekira pukul 08.00 WIB, yang bersangkutan sedang memasang alat tangkap ikan di Line I perbatasan Indonesia-Malaysia, dua jam kemudian, ketika jaring ditarik, dia menemukan dua buah benda padat dengan ukuran panjang 30 cm, diameter 8 cm. 

Kemudian hasil temuannya itu pada awalnya mau dijual kiloan, namun dia mendatangani Mapolsek Bangko, Kamis (6/2/14) sekira pukul 19.50 WIB. 

"Terang saja saya kaget, dia malam-malam datang kesini bersama temannya mengaku menemukan mortir tersebut. Enteng saja dia angkat mortir di tangan, kalau meledak gimana," kata Kapolsek Bangko Kompol Hamrizal Nasution, S.Sos kepada wartawan, Jumat (7/2/14). 

Dengan polos, Yusuf mengaku awalnya hendak menjual besi temuannya secara kilo-an itu ke pengepul barang bekas. Saat menemukan besi tersebut, dia tidak memikirkan sama sekali benda tersebut adalah barang berbahaya, dia juga santai membersihkan mortir, membuang karatan dengan mengunakan besi. 

Beruntung, dalam perjalanan hendak menjual mortir itulah, dia memutuskan singgah ke Mapolsek Bangko dan kebetulan saat itu Kapolsek Bangko sedang di depan kantor. 

"Begitu saya lihat mortirnya, langsung lapor ke kapolres. Setelah itu datang brimob yang melakukan langkah pengamanan, saran mereka di kotak mortir itu dikasi pasir agar tidak berguncang. Saat ini kardus berisi mortir itu kita amankan, menunggu kedatangan tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari Polda Riau," kata Hamrizal. 

Asal usul mortir itu masih diperdalam, namun diduga merupakan sisa perang dunia kedua. Berbagai prediksi lainnya pun layak digali lebih jauh, menurut kapolsek, tak tertutup juga mortir berasal dari masa konfrontasi Indonesia-Malaysia, di mana pada perairan lautan tersebut dimanfaatkan sebagai salah satu basis pertahanan atau perbatasan antar negara yang strategis.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Maritim
Komentar