• Home
  • Maritim
  • Pemkab Meranti Minta PT MIM Segera Ekploitasi

Pemkab Meranti Minta PT MIM Segera Ekploitasi

Minggu, 05 Januari 2014 16:50 WIB

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) mengharapkan PT Meranti Intan Mulia (MIM) segera melengkapi persyaratan untuk mulai melakukan ekploitasi. Sehingga akan membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapat asli daerah (PAD).

"Mereka kini sedang melengkapi persyaratan untuk amdal-nya. Tidak tahu sudah selesai atau belum, tapi kita harap segera selesai agar perusahaan milik anak daerah ini segera memulai ekploitasi nya," kata Kepala Distamben Kepulauan Meranti, ditemui akhir pekan lalu di Selatpanjang.

PT MIM kini tengah melakukan proses ekplorasi (pencarian) timah di perairan Pulau Rangsang, sejak beberapa bulan lalu.

"Kita berharap PT MIM juga bisa melakukan ekloitasi seperti PT Wahana Perkit Jaya (WPJ) yang kini telah berhasil menambang timah kita. Apalagi PT MIM ini milik anak daerah, tentu kita menaruh perhatian lebih pada mereka," kata Herman lagi.

Bulan Ini Ekploitasi

Owner PT MIM, Zulkifli Ali, atau lebih dikenal dengan Wak Ali, saat dikonfirmasi, Minggu, (5/1), menerangkan, proses ekplorasi sudah selesai dilakukan pihaknya dan semua dokumen yang dibutuhkan sudah selesai.

"Kita tinggal masukkan kapal saja lagi, kemudian akan kita sampaikan ke Distamben dan siap melakukan ekploitasi," ujarnya.

Untuk tahap awal, PT MIM akan memasukkan satu kapal terlebih dahulu. Kapal tersebut kini sudah berada di Batam dan sedang melakukan sedikit perubahan dan penyesuaian. "Insya Allah, target kita sebelum habis bulan ini sudah mulai eksploitasi," kata Wak Ali yang juga Ketua IKB Meranti di Batam.

Bedasarkan data Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2013. Dari dua perusahaan tambang biji timah yang beroprasi secara resmi di Meranti, yakni PT Wahana Perkit Jaya dan PT Meranti Intan Mulia.

"Baru PT WPJ yang sudah berhasil melakukan eksploitasi pada tahun 2013. Saat ini WPJ sudah berhasil mengangkat 5000 kampit bijih timas atau sekitar 250 ton bijih timah dari wilayah operasional mereka di perairan Rangsang," pungkasnya.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Maritim
Komentar