Penumpang Roro di Bengkalis Antre Berjam-jam
Jumat, 17 Januari 2014 17:53 WIB
BENGKALIS - Dipicu armada yang dioperasikan mengalami kehabisan jatah bahan bakar minyak (BBM) dan perawatan (docking) antrean panjang kendaraan selama berjam-jam di pelabuhan penyeberangan (roro) Airputih-Pakning, Bengkalis, tak mampu dihindari.
Kondisi itu memaksa petugas Dishubkominfo Bengkalis menambah trip atau jadwal keberangkatan. “Sudah tiga jam kami disini, masih antre. Belum dapat masuk ke kapal. Informasi dari petugas, armada hanya dua yang jalan, karena tadi malam satu armada kehabisan bahan bakar,” kata Syamsul, supir truk barang tujuan Dumai kepada wartawan, Jumat (17/1/14).
Kepala UPTD Dishubkominfo Kecamatan Bengkalis Wan Hasan mengatakan, meskipun sudah biasa pada akhir pekan arus kendaraan di penyeberangan padat, namun kali ini pihaknya mengaku cukup kewalahan, karena jasa penyeberangan hanya dilayani oleh 2 armada.
“Sejak tiga hari ini kami kewalahan. Tadi malam satu armada yakni KMP Swarna Putri kehabisan bahan bakar, sehingga hanya dua armada yang beroperasi untuk hari ini, yaitu KMP Tasik Gemilang dan KMP Bahari Nusantara,” ungkap Wan Hasan.
Sambungnya, sedangkan 2 armada lainnya KMP Aeng Mas dan Banyu Mas mengalami perawatan. KMP Aeng Mas menjalani docking, dan KMP Banyu Mas mengalami masalah pada kemudi kapal.
"Senin, ditargetkan KMP Banyu Mas bisa beroperasi kembali. Saat ini karena dilayani dua armada, untuk menghindari antrian panjang, pelayanan pelabuhan tetap berjalan seperti biasa, hanya saja jadwal bertambah menjadi 17 trip,” katanya lagi.***(dik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

