• Home
  • Maritim
  • Polair Bengkalis Tangkap 9 Nelayan Jaring Baru Beropersi di Selat Bengkalis

Polair Bengkalis Tangkap 9 Nelayan Jaring Baru Beropersi di Selat Bengkalis

Kamis, 16 Februari 2017 18:25 WIB
BENGKALIS - Dikhawatirkan memicu konflik antar nelayan, 9 orang nelayan dan tiga kapal motor jaring batu yang beroperasi di Perairan Selat Bengkalis, Rabu (15/2/17) sekitar pukul 21.00 WIB terpaksa diamankan Satuan Polisi Perairan (Polair) Polres Bengkalis.

Diamankannya kesembilan nelayan, 3 nakhoda dan 6 orang Anak Buah Kapal (ABK) ini berawal setelah aparat memperoleh informasi dari nelayan tradisional rawai Kelurahan Rimba Sekampung, Bengkalis karena aktivitas jaring batu di Selat Bengkalis tersebut. 

Setelah diamankan, kesembilan nelayan kemudian digiring ke Pos Polair di Sungai Bengkel, Bengkalis untuk proses lebih lanjut. "Ya, malam tadi petugas mengamankan ada sembilan orang nelayan dari tiga kapal motor," ungkap Kanit Gakkum Polair Polres Bengkalis Ipda Bunyamin. 

Selanjutnya, pada Kamis (16/2/17) jelang siang dilakukan pertemuan di Pos Polair Sungai Bengkel antara kesembilan nelayan dan pemilik kapal jaring batu, serta perwakilan jaring nelayan rawai Kelurahan Rimba Sekampung, Bengkalis untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan cara kekeluargaan sebelum ke jalur hukum. 

Dari pantauan, tampak hadir Kapolsek Bengkalis AKP Syafril, Kanit Gakkum Ipda Bunyamin, Kasi Pembinaan dan Kelembagaan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bengkalis Joni Handoko, Lurah Rimba Sekampung Rahmat Hidayat. 

Disepakati bahwa antara nelayan rawai dan jaring batu atau kurau harus saling menjaga wilayah tangkap. Ketika ada aktivitas alat tangkap rawai, nelayan jaring batu wajib menghindari sekurang-kurangnya sekitar 100 meter. 

“Di antaranya itu, setiap nelayan khususnya yang ada di Bengkalis ini harus saling menjaga ketika melakukan aktivitas penangkapan ikan di Selat Bengkalis untuk menghindari konflik di lapangan,” papar Kasi Pembinaan dan Kelembagaan DKP Bengkalis Joni Handoko usai pertemuan. 

Usai menyepakati hasil pertemuan, nelayan jaring batu dan pemilik kapal serta nelayan rawai Rimbas Sekampung menandatangani pernyataan di atas materai diketahui Kapolsek, Lurah dan DKP. Kemudian, sembilan nelayan jaring batu dan kapal kembali dibebaskan.

(der/rtc)
Tags Nelayan
Komentar