Presiden Indonesia Tolak Konektivitas Dumai-Malaysia
Jumat, 07 Maret 2014 13:12 WIB
JAKARTA - Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengemukakan, telah menolak usulan sejumlah perusahaan, baik nasional maupun asing yang ingin menghubungkan langsung kota Dumai di Riau dengan Semenanjung Malaysia.
Presiden Indonesia ini beralasan ingin menyelesaikan konektivitas dalam negeri dulu sebelum disambungkan langsung dengan negara-negara tetangga.
"Saya diminta oleh Perdana Menteri (PM) Malaysia, baik Pak Abdullah Badawi maupun Pak Najib sekarang untuk menghubungkan Dumai ke Semenangjung Malaysia, saya tidak setuju," kata Presiden SBY, kemarin.
Presiden juga telah dilobi oleh perusahaan-perusahaan nasional, oleh perusahaan-perusahaan Malaysia untuk menghubungkan jalur Dumai – Semenanjung Malaysia itu.
"Saya tidak setuju, saya ingin terhubung dulu dengan manis (di dalam negeri, red). Setelah kita terhubung baru kita menghubungkan dengan jazirah Asia," ungkap Presiden Indonesia.
Menurut Presiden, kalau kita sendiri di dalam negeri belum saling terhubung, nanti kita akan tersedot, dan kita pada posisi merugi. Karena itu, Presiden SBY menyampaikan, agar kita percepat pembangunan konektivitas Nusantara, baik melalui darat, laut maupun udara.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

