Program Hatchery DKP Kepulauan Meranti Terancam Batal
Jumat, 14 Agustus 2015 10:51 WIB
MERANTI - Program pembenihan ikan yang digagas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat terancam batal dan penyebabnya adalah pemotongan anggaran yang dilakukan Pemerintah Pusat.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kepulauan Meranti, Askandar, mengatakan bahwa Kepulauan Meranti melalui DKP pada tahun ini telah mendapatkan bantuan dana alokasi khusus (DAK) bidang perikanan dari pemerintah pusat senilai Rp2,2 miliar.
Namun karena terjadi pemotongan anggaran pusat bagi daerah, DKP sudah mengalokasikan anggaran untuk dipotong sebesar 20 persen. Namun ternyata pemotongan masih dilakukan lagi untuk mencukupi nilai pemotongan yang dilakukan tersebut.
"Sudah banyak dipotong. Makanya kita terpaksa harus merelakan program hatchery yang merupakan anggaran DAK ini untuk dipotong lagi. Agar tercukupi untuk pemotongan yang diminta kepada kita. Total yang kita sudah potong mencapai Rp8 miliar," kata Askandar.
Padahal sejumlah prasarana untuk mendukung program hatchery tersebut sudah dipersiapkan, seperti mempersiapkan bak dan lainnya. "Jumlah bak yang sudah kita persiapkan sebanyak 21 bak seperti kolam besar untuk program hatchery ini nantinya. Pengadaan bak ini telah kita lakukan pada tahun lalu," terangnya.
Program hatchery tersebut nantinya akan diwujudkan di Desa Gogok, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Melalui program tersebut, maka kebutuhan akan benih ikan, khususnya air tawar dapat dipenuhi. Mengingat begitu banyaknya kebutuhan benih untuk pengembangan budidaya ikan.
"Maka di Kepulauan Meranti sebaiknya dibangun pembenihan (hatchery). Hatchery yang dibangun mencakup balai benih ikan air tawar dan Unit Pembenihan Rakyat (UPR) untuk memproduksi ikan dan udang bagi budidaya air payau dan laut," pungkas Askandar.
(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

