Ruang X-Ray Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang Belum Memadai
Sabtu, 22 Februari 2014 18:49 WIB
SELATPANJANG - Ruang operasional peralatan deteksi elektronik (X-Ray) miliki KPPBC Selatpanjang yang ada di Pelabuhan Tanjung Harapan, dirasakan masih belum memadai.
Ruangan terasa sempit karena harus berbagai dengan instansi Imigrasi dalam pemeriksaan serta untuk mendapatkan cap pasport bagi warga asing yang datang ke Meranti .
Akibatnya, terjadi kepadatan dan terkesan macet antara pemeriksaan barang dan juga pemeriksanaan pasport oleh dua institusi yang berbeda itu.
"Kita berharap kepada pengelola pelabuhan Tanjung Harapan, agar dapat mencari solusi untuk mendapatkan ruangan yang lebih representative. Sehingga peran dan tugas Bea Cukai bisa terlaksa dengan maksimal," ujar KPPBC Tipe Pratama Selatpanjang, Bekti Widy, kemarin.
Bekti mengatakan, selain ruangan operasional alat deteksi tersebut dirasakan terlalu sempit, pihaknya juga berharap kepada PT PLN Rayon Selatpanjang agar menjamin tersedianya pasokan listrik secara normal di kawasan pelabuhan tersebut.
Sebab jika terjadi gangguan listrik sementara alat itu sedang dioperasikan, maka alat itu bisa langsung rusak. Dan ketika alat itu rusak maka pemeriksaan lanjutan tidak akan bisa dilaksanakan.
Untuk itu, sebut Bekti sangat berharap kepada pihak PLN agar dapat menormalkan arus listrik yang masuk ke kawasan Pelabuhan Tanjung Harapan tersebut.
Alat deteksi itu cukup sensitive dan juga sangat gampang rusaknya. Dan ketika alat itu rusak, maka kita juga akan pusing tujuh keliling. Sebab untuk perbaikannya juga memakan waktu yang cukup panjang dengan biaya relative besar.
"Hal ini sangat kita harapkan berjalan normal, sehingga peran dan tugas Bea Cukai di pelabuhan itu bisa berjalan dengan baik,"katanya.
Menjawab pertanyaan terkait petugas BC di pelabuhan itu yang juga turut memeriksa parport bagi orang-orang yang curigai masuk ke Meranti itu, seperti pemeriksaan saat perayaan Imlek baru lalu.
Bekti menjelaskan pihaknya bisa saja tidak melakukan pemeriksaan paspor bagi pendatang itu. Tapi sebelumnya pihak keagenan perjalan tersebut bisa memberikan daftar penumpang dan juga daftar barang bawaannya.***(hkc/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

