- Home
- Lingkungan
- Warga Lubuk Jambi Kuansing Keluhkan Aktivitas Galian C
Warga Lubuk Jambi Kuansing Keluhkan Aktivitas Galian C
Sabtu, 22 Februari 2014 18:53 WIB
KUANSING - Sejak beberapa hari terakhir, masyarakat Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing, Riau resah dengan aktivitas Galian C di sepanjang bibir Sungai Kuantan.
"Karena, bunyi mesin Dompeng memekakkan telinga. Kami yang bermukin di sekitar sungai terganggu dan susah istrahat," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Sabtu (22/2/2014). Ia mengaku warga Lubuk Jambi yang tinggal di pinggir Sungai Kuantan.
Dijelaskannya, mesin Dompeng tersebut sudah berbunyi dari pagi hingga sore hari. Pompong (Kapal ukuran kecil) yang digunakan berjejer tepat disamping turap. "Dari pagi, Pompong-pompong itu sudah beroperasi, katanya menyedot pasir dan batu," ulas warga tersebut.
"Tapi, kalau batu dan pasir biasanya di tebing yang landai. Bukan tebing yang curam seperti saat ini," lanjutnya. Ia curiga Galian C tersebut dijadikan modus untuk Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
"Di sekitar Jembatan Lubuk jambi ini kita bisa menyaksikan banyaknya pompong tersebut," katanya.
Ia bersama warga lain sangat khawatir dengan kondisi Batang Kuantan saat ini. Ia tak bisa membayangkan apa jadinya jika tebing tersebut terus menerus dikuras. "Pastinya, tebing ini akan mengalami abrasi," katanya.
"Untuk itu, kami berharap pemerintah dan penegak hukum melihat, meninjau kemabli izin Galian C ini. Apakah memang sudah ada izin atau bagaimana. Kalau tidak ada izin, kenapa masih dibiarkan," harapnya.***(grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

