• Home
  • Nasional
  • Bupati Meranti Irwan Buka Talk Show Peran Kapemary Majukan Riau

Bupati Meranti Irwan Buka Talk Show Peran Kapemary Majukan Riau

Senin, 14 November 2016 15:23 WIB
MERANTI - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si dalam kapasitasnya sebagai Ketua Keluarga Alumni Pelajar Mahasiswa Riau Jogjakarta (Kapemary) berkesempatan sebagai pembicara dalam kegiatan Talk Show dengan tema “semangat Kapemary berperan aktif untuk melahirkan ide dan gagasan Visi Baru Riau Pasca Visi Riau 2020”, bertempat di Aula Pustaka Wilayah, Soeman HS Pekanbaru, Sabtu (12/11) kemarin.

Seperti dijelaskan Ketua Panitia Faisal Azwan, kegiatan diskusi bulanan yang digagas oleh Kapemary ini, merupakan rangkaian awal dari rangkaian kegiatan panjang Kapemary dalam rangka memberikan kontribusi aktif bagi Provinsi Riau melalui ide dan gagasan besar untuk perkembangan Provinsi Riau kedepan. Sekaligus memberikan masukan dan pemikiran yang matang dalam menyusun rancangan Visi Riau Pasca Visi Riau 2020 kedepan. Karena seperti diketahui Visi Riau saat ini akan habis dan harus diperbaharui lagi sesuai dengan kondisi terkini pada tahun 2020 mendatang.

"Bupati Irwan Buka dan Ikuti Talk Show Peran Kapemary untuk Kemajuan Riau ingin memberikan kontribusi positif untuk Riau, salah satunya melalui diskusi bulanan dengan mengangkat berbagai tema aktual. Dan melalui diskusi ini juga kita harapkan muncul semangat masyarakat Riau untuk ikut membicangkannya sehingga lahir ide dan gagasan besar dalam membangun Riau kedepan khususnya Visi Riau kedepan,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan Faisal kegiatan yang baru pertama kali digelar Kapemary itu, juga dalam rangka mengibarkan panji-panji Kapemary melalui kegiatan positif yang kongkrit. Diakui Faisal kegiatan KAPEMARY ini juga turut didukung penuh oleh media yang menganggap diskusi tersebut cukup penting karena kegiatan diskusi yang dikaji secara akademik audah mulai jarang di Riau. “Ini merupakan sesuatu yang dirindukan masyarakat dan mendapat dukungan penuh dari media, semoga kedepan lebih intens lagi,” harap Faisal.

Kedepan dalam rangka meningkatkan silahturahmi dan eksistensi Kapemary kedepan, selain diskusi bulanan, juga akan dibelar pengajian dan kegiatan positif lainnya. Adapun beberapa organisasi yang tergabung dalam KAPEMARY adalah KAGAMA, IKA, UII, KAUMY, IKA UPN VETERAN YK, IKA JANABADRA, diharapkan kedepan ikatan keluarga Alumni mahasiswa dan pelajar Joga yang belum tergabung dalam bergabung menjadi satu kekuatan besar yang mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Riau. “Kita harapkan juga IKA lainnya yang belum bergabung dapat bergabung bersama KAPEMARY,” ujarnya.

Akhir kata melalui kegiatan itu dapat menggagas dan mendorong lahirnya KAPEMARY lainnya di tingkat Kabupaten Kota, termasuk juga di Provinsi Kepri. sebagai basis besar Silahturahmi mahasiswa Jogja dalam rangka membangun Riau lebih maju lagi kedepan.
Sementara Ketua KAPEMARY Drs. H. Irwan, M.Si didampingi Pendiri KAPEMARI Drh. Chaidir Alumni, Sesepuh Mahasiwa Jogja Fauzi Kadir, mengungkapkan kegiatan diskusi yang dimotori oleh orang-orang muda KAPEMARY itu merupakan titik balik kebangkitan organisasi untuk bergerak lebih cepat lagi kedepan.
 
“Apa yang digagas ini merupakan energi luar biasa, dalam mendukung Visi Riau sebagai sebuah Provinsi yang paling diperhitungkan dan disegani di Sumatera, diharapkan melalui diskusi ini menjadi cikal bakal merancang Visi Riau kedepan,” terang Irwan.

Dijelaskan Irwan, kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk membahas berbagai gejala baru yang terjadi yang kedepannya belum bisa diperesiksi. Salah satunya isu otonami daerah yang saat ini kewenangannya sudah mulai bergeser ketingkat Provinsi dan hal itu perlu dianggap sangat perlu disesuaikan.

Kabupaten yang dulunya menjadi sentra kemiskinan kini telah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sebut saja Kabupaten Rohil, Siak dan Rohul. Untuk itu diperlukan pemikiran pemikiran besar dalam menggesa pertumbuhan itu dan menurut Ketua KAPEMARY H. Irwan organisasi ini dapat memberikan warna untuk Visi Riau.

Selain itu seiring perkembangan Media Sosial menempatkan masyarakt menjadi Civil Sosiaty baru. Dan diskusi yang digelar KAPEMARY dapat menjadi forum yang sangat baik, dan perlu didukung secara kontinyu dalam mengembangkan berbagai pemikiran dan gagasan besar lewat diskusi. 

"Kita harapkan tiap diskusi lahir ide positif baru mulai bidang politik, ekonomi, masyarakat dan lainnya dalam rangka percepatan pembangunan Riau.,” pungkas H. Irwan.

Sekedar informasi dalam diskusi itu Drs. H. Irwan M,Si turut menyumbangkan pemikirannya dalam penyusunan Visi Pasca Visi Riau 2020 Kedepan, khususnya terkait kebijakan Otonomi Daerah yang sudah bergeser ketingkat Provinsi, dikawatirkan dengan besarnya anggaran ditingkat Provinsi jika tidak terkontrol akan memunculkan pemikiran-pemikiran liar yang kurang tepat dari orang-orang kuat (Strongman) ditingkat Provinsi untuk menggunakan tumpukan gula itu.

Pemikiran kedua adalah saat ini Pemprov Riau, sedang fokus pada pengembangan sektor Pariwisata, hal itu menurut H. Irwan membutuhkan kerja keras karena berkaitan dengan SDM dan Budaya serta kebiasaan masyarakat. Namun hal ini dapat lebih mudah dikembangkan jika pemerintah dapat memanfaatkan kondisi geografis (letak) Riau, potensi ini dapat dimanfaatkan dengan menjadikan Riau sebagai pusat perdagangan karena terletak di jalur transportasi laut Internasional. 

Dicontohkan Irwan, Batu Pahat sebuah kota kecil yang kini tumbuh menjadi senter penjualan produk lokal di Riau. “Saya kira Riau harus bergeser kearah itu, dan Meranti sndiri telah mencantumkan tag line daerah sebagai kawasan niaga yang maju dan unggul. Riau kedepan jangan hanya bisa menanam sawit dan menjual keluar tetapi selain sebagai sentral produksi dapat menjadi pasar tempat terjadinya jual beli, dengan semakin dinamisnya aktifitas masyarakat otomatis sektor pariwisata akan berkembang secara sendirinya,” jelas Irwan.

Berbagai pemikiran positif lahir dalam diskusi KAPEMARY tersebut, diantaranya bagaimana mengatasi masalah Narkoba yang menyosor generasi muda, memberdayakan SDM generasi muda membangun daerah, pembangunan fasilitas infrastruktur dalam mendukung berbagai sektor strategis, dan lainnya.

(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar