• Home
  • Nasional
  • Bupati Siak Terima Penghargaan Pencegahan Karhutla dari Kemendagri

Bupati Siak Terima Penghargaan Pencegahan Karhutla dari Kemendagri

Jumat, 13 Februari 2015 08:54 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyerahkan penghargaan pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, di Jakarta Kamis (12/2/015). Foto: Humas Pemkab Siak.
JAKARTA - Kabupaten Siak mendapatkan penghargaan prestasi kinerja terbaik tingkat nasional dalam penyelenggaraan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) oleh pemerintah pusat melalui Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diberikan karena Kabupaten Siak telah memenuhi capaian standar pelayanan minimal (SPM) sub urusan kebakaran di daerah. Penghargaan ini diberikan pada dua daerah: satu kabupaten dan satu kota, yaitu Kabupaten Siak dan Kota Depok.
 
"Pemerintah sangat apresiasi pada dua daerah ini, dan hendaknya daerah lain juga dapat melakukan hal yang sama," kata Mendagri Tjahjo Kumolo di sela-sela peresmian hasil pelaksanaan program dan pembangunan tahun anggaran 2014.

Serta konsolidasi program pemerintahan umum tahun anggaran 2015 lingkup Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Kamis (12/2/2015).

Mantan Sekjen PDIP ini menyebutkan, isu karhutla tak jadi isu nasional semata tapi juga dunia, di mana dampak dari karhutla ini sangat menyengsarakan tak hanya pada lingkungan namun juga aktivitas kehidupan. 

Apalagi saat ini pengaruh global warming (perubahan iklim) di dunia sangat berdampak, dimana cuaca ekstrem kerap kali menyapa daerah-daerah yang berdampak munculnya hot spot (titik api).

Pengalaman sebelumnya, setiap kali musim kemarau, kerap kali terjadi karhutla yang terdapat di daerah-daerah. Kondisi ini tak bisa dibiarkan terus menerus, melainkan ada upaya dan langkah-langkah pencegahan yang dilakukan daerah agar hal tersebut tak terulang kembali.

Selain itu, pemulihan dan pelestarian lingkungan terus dilakukan dengan cara menanam pohon, reboisasi tak melakukan perambahan hutan dan lainnya. "Jaga kelestarian lingkungan untuk generasi masa depan," kata dia.

Penghargaan yang diberikan ini merupakan motivasi dan atensi terhadap daerh yang melakukan langkah-langkah rencana aksi penanganan dan pencegahan terhadap Karhutla di daerahnya, sehingga dampaknya nanti Karhutla dapat dicegah dan tal terjadi lagi.

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, mengaku tak menyangka mendapatkan penghargaan ini. Menurut dia, upaya karhutla terus dilakukan, dengan membentuk kampung tanggap darurat bencana tak hanya kebakaran namun banjir dan lainnya.

Selain itu, koordinasi bersama Forkopimda dalam pembentukan satgas Karhutla yang berada di kampung-kampung, kecamatan dan juga kabupaten. Satgas ini dibekali peralatan siaga dalam upaya pecegahan. 

"Mereka ini yang mengontrol dan mengawasi daerahnya dengan dukungan dari kecamatan dan juga kabupaten," kata dia.

Ia menyebut, setiap bulan tim satgas kabupaten melakukan evaluasi terhadap rencana pencegahan Karhutla yang terjadi yang ditetapkan oleh UKP4. Hasil audit dan evaluasi terebut langsung di laporkan  pada provinsi dan juga pusat.

Diakui dia, dalam berbagai kesempatan terus melakukan sosialisasi pada masyarakat akan larangan pembakaran lahan, selain merusak lingkungan juga ada sanksi hukum jika terbukti melakukan Karhutla. 

Pengalaman tahun 2014 kemarin terhadap Karhutla membuat Pemkab berupaya agar tak terulangi dan terjadi lagi, sebab dampak dari Karhutla itu sangat-samgat merugikan. 

"Saya berharap Satgas Karhutla terus bekerja secara optimal dan mengajak masyarakat bersama-sama untuk melakukan pencegahan Karhutla," kata dia.

(rdk/dek/rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Nasional
Komentar