Dansat Radar 232 Dumai Irup Hari Kesaktian Pancasila 2014
Rabu, 01 Oktober 2014 17:00 WIB
DUMAI - Komandan Satuan Radar 232 Dumai Letkol (Lek) Iwan Rudiawan, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila (HKP) tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Dumai, Rabu (1/10/14).
Upacara yang berlangsung penuh khidmat itu diikuti oleh seluruh TNI/Polri, Kepala Badan, Kepala Kantor, Kepala Dinas, Camat dan Lurah, Dharma Wanita, PKK, Seluruh SKPD, Mahasiswa dan Pelanjar tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kota Dumai.
Hari Kesaktian Pancasila sendiri, selain dianggap sebagai pemersatu bangsa dan negara secara utuh, Pancasila juga memperkuat sendi-sendi kehidupan sosial, ekonomi, budaya, politik seluruh lapisan masyarakat di Indonesia ini.
Nilai-nilai Pancasila telah membuat masyarakat Indonesia semakin matang dalam kehidupan politik, sebagaimana telah ditampilkan dalam Pemilu beberapa waktu yang lalu. Hal ini juga sekaligus menepis seolah-olah Pancasila kurang memperoleh perhatian bersama sejak Reformasi 1988.
Oleh sebab itulah, tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2014 "Penguatan Nilai -Nilai Pancasila Untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi" ini sudah sangatlah tepat.
Kenyataan sosial politik seperti ini sudah seharusnya meneguhkan sikap bersama bahwa Pancasila adalah sumber nilai jati diri bangsa sekaligus pondasi negara ini. Demikian disampaikan Inspektur Upacara Letkol (Lek) Iwan Rudiawan, membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Sebagai falsafah negara, kata dia, Pancasila dijadikan sebagai bahan acuan dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera. Dan salah satu fenomena dalam era Globalisasi yang sering dijumpai adalah terjadinya lintas batas nilai-nilai dasar bangsa, diantaranya adalah radikalisme.
Sudah tentu faham-faham seperti itu sangat bertentangan dengan Pancasila, untuk itu marilah bersama terus memperkuat kebhinekaan dan memperkuat Pancasila yang telah menunjukkan dan memungkinkan hidup berdampingan.
"Sekaligus kita harus mengikis benih dan tumbuhnya nilai-faham radikalisme dan sebagainya. Untuk itu, masyarakat diharapkan agar terus menerus menumbuhkembangkan nilai-nilai Pancasila keada semua generasi, khususnya pada generasi penerus bangsa," katanya.
Dalam konteks ini, lanjutnya, pendidikan merupakan sistem yang bisa melakukannya secera efektif, karena melalui sistem pendidikan, penggalian, penanaman, pengembangan dan pengamalan nilai Pancasila dapat dilakukan secara sistemik, sistematik, dan secara masif.
"Alhamdulillah mulai tahun 2013, seiring dengan impelemntasi Kurikulum 2013, kita telah melakukan penguatan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan mata pelajaran lainnya, baik substansi maupun metodologi pembelajarannya," pungkasnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

