• Home
  • Sosial
  • 56 Peserta Ikuti Pendidikan BKJT Pertamina Dumai

56 Peserta Ikuti Pendidikan BKJT Pertamina Dumai

Rabu, 01 Oktober 2014 16:57 WIB

DUMAI - PT. Pertamina RU II Kota Dumai menggelar program pendidikan Bimbingan Keahlian Juru Teknis (BKJT) di Gedung Diklat Pertamina Jalan Sultan Syarif Kasim Dumai, Rabu (1/10/14).

Peserta yang mengikuti program pendidikan BJKT selama enam bulan itu, sebanyak 56 peserta dan semua itu sudah dinyatakan lulus test oleh PT Pertamina RU II Dumai untuk mengikuti kegiatan tersebut.

PJS GM PT Pertamina Afdal Marta  RU II Dumai bersama staf, perwakilan Detasemen Arhanuds 004 Letda Arhanuds Candra, serta sejumlah pembimbing Program Pendidikan BKJT hadir dalam kegiatan tersebut.

Kadisnakertran Kota Dumai Amiruddin menjelaskan, koordinasi dan komunikasi yang telah dibangun Pertamina bersama Pemerintah Kota Dumai dalam penerimaan tenaga kerja cukup baik.

"Pertamina melakukan komunikasi dan kordinasi cukup baik dengan Disnakertrans dalam penerimaan tenaga kerja baru. Penerimaan tenaga kerja anak tempatan juga meningkat," kata Amiruddin, usai menghadiri pembukaan Program Pendidikan BKJT.

Dijelaskannya, dalam penerimaan tenaga kerja baru tahun 2014 tercatat sebanyak 1.340 lamaran yang masuk. Dari jumlah itu, 685 dinyatakan lulus administrasi. Kemudian dilakukan interview dan psikotest. Jumlah putra Dumai yang diterima sebanyak 81 orang.

"Ini cukup menggembirakan daerah, dari 10 besar terbaik dalam penerimaan tenaga kerja Pertamina tahun 2014, sebanyak 4 orang diantaranya adalah anak Dumai dan satu orang warga Sungai Pakning Kabupaten Bengkalis," ucapnya.

Menurut Amiruddin, diterima dan tidaknya anak-anak Dumai bekerja di perusahaan termasuk PT.Pertamina RU II Dumai tergantung kepada kemampuan anak-anak Dumai itu sendiri. 

Namun dengan diterimanya sebanyak 75 persen anak Dumai dalam rekrut tenaga kerja, suatu bukti bahwa anak-anak Dumai juga mampu bersaing dengan daerah lain.

"Terbukti SDM anak Dumai tak kalah dengan daerah lain," katanya sembari berharap agar perusahaan di kota Dumai dalam melakukan perekrutan tenaga kerja baru harus mengutamakan tenaga kerja tempatan.

Semua itu kata dia, seperti yang telah diatur didalam peraturan daerah (Perda) 10 tahun 2004 tentang kuota penempatan tenaga kerja lokal. Dalam Perda dirinci setiap perusahaan harus menmpatkan tenaga kerja dengan perbandingan 70 persen tenaga kerja lokal dan 30 persen dari luar daerah.

Sementara PJS GM Pertamina RU II Dumai Afdal Marta menjelaskan, proses seleksi penerimaan tenaga kerja baru sudah selesai, yang sedang dijalankan sekarang adalah  program pendidikan BKJT yang dilaksanakan selama enam bulan ke depan.

"Program pendidikan BKJT itu sendiri sangat perlu dilakukan sebagai bekal teoritis dan teknis di lokasi kerja. Program pendidikan BKJT perlu dilakukan bagi peserta dalam rangka menghadapi diterima menjadi insane Pertamina,"  ujar Afdal Marta.

Selain bekal untuk bekerja di kilang PT Pertamina RU II Dumai, Program Pendidikan BKJT yang dilaksanakan sangat diperlukan untuk pembinaan mental dan fisik. Karena pekerjaan yang dihadapi memiliki tantangan yang cukup besar.

"Dunia kerja sudah ada di tangan peserta, sebagai calon operator yang mengoperasikan kilang minyak Putri Tujuh, harus memiliki mental dan fisik yang kuat. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga harus menjadi perhatian," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, PJS GM PT Pertamina RU II Dumai berpesan agar peserta iklas untuk bekerja di PT Pertamina RU II Dumai. Sebab dengan keiklasan yang tumbuh dari hati akan dapat mendorong dan mewujudkan Pertamina menjadi perusahaan energy nasional kelas dunia 2015.

"Bekerja adalah ibadah, saya berharap para peserta Program Pendidikan BKJT ini menjadi penggerak (driver) untuk dapat membawa arah perusahaan. Untuk itu ikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya," demikian pesar Afdal Marta dalam pembukaan Program Pendidikan BKJT tersebut. (via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar