Gempar Jakarta Desak Pemerintah RI Tuntaskan Bencana Kabut Asap Riau
Minggu, 16 Maret 2014 12:22 WIB
JAKARTA - Ratusan mahasiswa asal Riau yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Asap Riau (Gempar), Minggu (16/3/2014) pagi melaksanakan aksi demonstrasi di Bundaran HI Jakarta.
Dalam tuntutannya, Gempar meminta bencana kabut asap yang melanda Riau dijadikan bencana Nasional. Sebab, kabut asap dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau telah merambah ke provinsi tetangga yang ada di Pulau Sumatera.
"Kabut asap di Riau harus menjadi fokus Pemerintah RI," ujar Arif Cahyadi selaku Korsim Aksi dan juga Ketua Gerakan Mahasiswa Kuantan Singingi (Gemakusi) Jakarta seperti dikutip dari situs goriaucom.
Untuk itu, Gempar mendesak Pemerintah Pusat mempercepat proses pengentasan asap. Tentunya melalui metode yang cepat dan tepat.
Tuntutan kedua, Gempar meminta Pemerintahan SBY memprioritaskan jaminan kesehatan masyarakat Riau. Sebab, hingga saat ini sudah puluhan ribu kasus kesehatan yang ditimbulkan kabut asap.
Tuntutan ketiga, Gempar meminta pertanggungjawaban dari instansi-instansi terkait. Gempar menilai, mereka membiarkan Karhutla di Riau. "Kami juga menuntut, ketegasan penegak hukum untuk pihak yang terlibat Karhutla," tegasnya.
Gempar juga meminta keseriusan Pemda Riau dan Pemerintah Pusat dalam mencegah terjadinya Karhutla di masa mendatang. "Bencana ini setiap tahun melanda Riau, jadi harus ada ketegasan dan keseriusan dari pemerintah untuk mencegahnya," jelas Arif.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

