Ingin Bertemu Jokowi, Mario Nekat Sembunyi di Ruang Roda Pesat Garuda
Rabu, 08 April 2015 10:27 WIB
JAKARTA - Gara-gara ini bertemu Presiden Jokowi, Mario Steven Ambarita, seorang penumpang gelap nekat bersembunyi di ruang roda pesawat Garuda Indonesia (GA-177) jenis Boeing 737-800 mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta usai terbang dari Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, Selasa (7/4) kemarin.
Saat turun di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Mario sempoyongan dan terjatuh. Dia langsung dievakuasi oleh petugas bandara setempat menuju ke Kantor Kesehatan Pelabuhan di Terminal 2F untuk mendapati perawatan secara intensif.
Hal itu dilakukan, lantaran Mario mengalami pendarahan hebat pada kuping sebelah kiri. Setelah mendapat perawatan, Mario berangsur pulih dan langsung dibawa buat dimintai keterangan di Otoritas Bandara Soekarno-Hatta.
Usai ke kantor Otoritas Bandara, Mario sempat dibawa ke Polres Bandara, tapi dikembalikan lagi ke kantor Otoritas Bandara lantaran mengaku masih pusing.
Mario berusia 21 tahun itu nekat masuk melalui celah rongga yang ada di bagian roda pesawat Garuda Indonesia. Kepada polisi, Mario mengaku ingin datang ke Jakarta hanya buat bertemu Presiden Joko Widodo.
"Iya, menurut pengakuan sementara pelaku (Mario) dia nekat seperti itu untuk bertemu Presiden Jokowi," kata Humas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, AKP Sutrisna.
Namun, Sutrisna mengaku akan terus menggali keterangan dari Mario jika kondisinya sudah membaik. "Akan terus kita gali keterangannya," ujar Sutrisna.
Sebagai data tambahan, bahwa Mario Steven Ambarita (21) diketahui masuk ke dalam ruang roda pesawat Garuda Indonesia (GA177) Jenis Boing 737-800, dengan cara melompati pagar Bandara Pekanbaru, Riau.
"Kemudian dia masuk ke dalam roda pesawat di ujung landasan saat pesawat akan take off," kata Humas Polres Bandara Internasional Soekarno Hatta, AKP Sutrisna, Selasa (7/4).
Mario yang merupakan warga Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, Riau ini, baru ketahuan saat pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pukul 15.15 WIB.
"Saat ini kondisinya membaik, dan kami masih memeriksanya," kata Sutrisna.
Akibat bersembunyi di ruang ban pesawat, kondisi Mario sudah sangat memprihatinkan. Tubuhnya membiru dan telinganya pun dikabarkan mengeluarkan darah.
Dia langsung dilarikan ke Kantor Kesehatan dan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta, Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
(rdk/mdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Nasional
Jokowi Pimpin Upacara Hari Bhayangkara 2022
-
Sosial
Bupati Bengkalis Kasmarni Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2021
-
Nasional
Pemerintah Perpanjang dan Turunkan Level PPKM Seluruh Daerah
-
Kesehatan
Rokan Hulu Terima 18 Paket Obat untuk Isoman dari Presiden Jokowi
-
Pendidikan
Putri Anak Karyawan PTPN V Jadi Pasukan Pengibar Merah Putih di Istana Negara
-
Nasional
Pidato Kenegaraan Jokowi Tak Singgung Kematian Akibat Covid-19

