• Home
  • Nasional
  • Korban Dugaan Pencabulan, Wide Bersedia Damai dengan Gubri

Korban Dugaan Pencabulan, Wide Bersedia Damai dengan Gubri

Kamis, 25 September 2014 11:18 WIB

JAKARTA - Wide Wirawaty yang diduga korban pelecehan seksual Gubernur Riau Annas Maamun menyatakan secara tegas tidak ada kata damai. Meski demikian, putri mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Riau Soemardi Thaher tersebut tetap membuka pintu maaf dengan syarat semua permintaannya dipenuhi oleh Gubri Annas Maamun.

Dijelaskan Wide, jika Annas Maamun ingin berdamai maka dia harus menulis sendiri pernyataannya dengan tulis tangan dan bermaterai, bahwa dia benar-benar telah melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya.

"Jika Annas Maaamun mau damai dia wajib tulis tangan sendiri. "Saya Annas Maamun, Gubernur Riau memang benar telah membuka sendiri resleting celana saya dan mempertontonkan kemaluan saya dan menarik tangan Wide Wirawaty untuk memegangnya," kata Wide.

Selain itu, Wide mengatakan dalam persyaratan tertulis tersebut, Gubri Annas Maamun juga harus berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama kepada dirinya dan perempuan-perempuan lainnya.

"Dia juga harus menulis, dengan berjanji tidak akan melakukan lagi hal yang sama pada saya dan perempuan-perempuan lainnya," ungkapnya.

Setelah itu, Wide mewajibkan Annas Maamun melakukan konferensi pers untuk menyebarkan surat pernyataan tersebut keseluruh media lokal, nasional dan internasional. Dengan dipenuhinya syarat itu, maka dengan sendirinya, Annas Maamun akan berdamai dengan dirinya dan ia pun akan mencabut pengaduan ke Mabes Polri.

"Annas Maamun mesti konpress untuk sebarkan sendiri suratnya tersebut ke seluruh media lokal, nasional maupun internasional. Maka dengan begitu berdamailah Annas Maamun dengan pernyataan dia itu," ujarnya.***(jor) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Nasional
Komentar