Legislator Riau Kecewa Penghubung Riau Absen

Senin, 26 Januari 2015 20:02 WIB
JAKARTA - Jon Erizal menyatakan kekecewaan pertemuan Forum MD2 dengan Komisi E DPRD Riau dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak dihadiri satupun pejabat dari Kantor Badan Penghubung provinsi Riau di Jakarta. 

Langkah komunikasi yang sudah mulai aktif dijalankan oleh Forum MD2 sangat disayangkan tidak didukung oleh aparatur provinsi Riau yang berada di Jakarta.

"Selama ini kita bisa mengeluh karena kalah dibandingkan provinsi Sumbar yang memperoleh anggaran dari pusat lebih besar. Tapi acara yang terbilang penting ini untuk membangun kebersamaan membangun Riau, sungguh disayangkan tanpa kehadiran orang penghubung, " ujar Wakil Ketua komisi XI DPR RI itu di gedung DPR Jakarta, Senin (26/1).

Ditegaskan Jon, kehadiran Kepala Badan Penghubung Riau Burhanudin dalam Forum MD2 dalam upaya menciptakan sinergi meraih anggaran dari pusat itu bukan Cuma sekedar menjemput bola. 

Tapi lebih dari itu, harus day to day menjaga/mengawal hingga ke lembaga Sekretariat Negara. Bahkan di provinsi lain, dibentuk Posko di Jakarta, untuk menindaklanjuti setiap usulan yang diajukan dari daerahnya ke pemerintah pusat.  "Sebagai Dubes di Jakarta, harusnya bisa ikut acara di sini dan mengawalnya day to day, " ujarnya

Setelah Jon mengungkapkan kekecewaannya, Gafar langsung menghubungi Burhanuddin menanayakan ketidakhadirannya. "Pak Boy, kenapa tidak hadir dalam acara ini? Di sini tak ada perwakilan dari Badan Penghubung?, " tanya Gafar seraya mengatakan Boy telah menugaskan tiga orang staf penghubung untuk hadir.

Tak berapa lama Gafar menelpon dan acara jelang usai, salah satu staf penghubung eselon III Eeng Mafirion hadir. Kepada peserta rapat, Eeng meminta maaf atas ketidakhadiran staf penghubung sejak awal rapat karena tidak ada surat resmi dari DPRD.  Semua staf saling lempar menunggu siapa yang direkomendasikan untuk hadir.

"Pak Boy tidak bisa hadir karena mendampingi Gubri non aktif ke RS Harapan Kita. Saya juga diberitahu untuk hadir pukul 12.30 padahal saya sudah menugaskan staf Rica, selaku kepala hubungan antar lembaga. Ya sudahlah saya minta maaf atas ketidaknyaman ini, " ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Masnur menyatakan telah berkomunikasi sejak sehari sebelumnya untuk memfasilitasi pertemuan forum MD2 dengan DPRD Riau dan para kepala dinas.   

Burhanuddin yang akrab disapa Boy itu kepada Masnur berjanji akan menugaskan tiga staf kantor penghubung, untuk hadir dalam acara forum MD2 itu yakni Nursyahbana (Ade), Erisman Yahya dan Achmadin Addin.

"Saya sudah katakan ke Pak Boy, bahwa yang hadir bukan cuma anggota DPRD Riau, tapi juga DPR/DPD RI dan para kepala provinsi serta kepala dinas dan DPRD kabupaten Rohul, " ujarnya

Menurut Masnur, kehadiran kepala badan penghubung diperlukan bukan hanya untuk memfasilitasi pertemuan, tetapi juga berkaitan urusan surat-menyurat ke Kementerian Keuangan, Setneg, Bappenas terkait persoalan pengajuan anggaran di Riau. 

"Kita ini berjuang untuk Riau, bukan untuk individu. Ini yang kita sesalkan kenapa tidak datang, padahal kemarin konfirmasi hadir. Masak yang diutus cuma sopir," ujarnya.

(wid/wid)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Nasional
Komentar