• Home
  • Nasional
  • Madun Hariyadi Laporkan Ketua KPK Terkait Korupsi Pengadaan Barang Rp 7,8 M

Madun Hariyadi Laporkan Ketua KPK Terkait Korupsi Pengadaan Barang Rp 7,8 M

Hadi Pramono Selasa, 03 Oktober 2017 19:15 WIB
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri, Senin (2/10). Agus dilaporkan seseorang bernama Madun Hariyadi.

Dalam foto pelaporan yang beredar, tertera nomor pengaduan Dumas/30/X/2017/Tipidkor. Laporan tersebut berisi dugaan tindak pidana korupsi pengadaan suatu barang dan permufakatan. 

Di dalam laporan tersebut mengenai dugaan korupsi pengadaan barang IT di KPK senilai Rp 7,8 miliar. Selain Agus Raharjo, Madun juga melaporkan pejabat pembuat komitmen (PPK) dan perusahaan pemenang tender.

Menanggapi hal itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto hanya membenarkannya. Sebab, dalam laporan itu Setyo menegaskan baru menampung laporan tersebut, sebab buktinya masih belum lengkap.

"Belum ada tindakan lebih lanjut baru sebatas menerima laporan, itu harus dilengkapi kalau tidak nanti jadi fitnah," katanya di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/10)

Lebih lanjut Setyo pun tak tahu terkait kasus apa yang dilaporkan itu. "(Pembangunan gedung baru KPK?) Saya belum dapet laporannya. nanti dicek lagi," ujarnya.

Bareskrim Minta Pelapor Lengkapi Bukti

Mabes Polri membenarkan adanya laporan terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, pada Senin (2/10) kemarin. Namun, laporan tersebut ditolak karena masih kurang cukup bukti.

"Memang benar, kemarin ada seorang lelaki yang melapor ke Bareskrim Polri. dimana yang dilaporkan banyak hal termasuk salah satunya Ketua KPK," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto.

Kemudian pelapor oleh petugas Bareskrim diminta untuk melengkapi dokumen-dokumen. "Oleh sebab itu saya sudah cek ke Bareskrim belum ada tindakan lebih lanjut baru sebatas menerima laporan itu harus dilengkapi," sambungnya.

Terkait laporan itu, Setyo menegaskan kalau Polri belum mengambil tindakan apapun. Lebih lanjut juga, Setyo enggan mengungkapkan terkait kasus apa laporan tersebut.

"Nanti, masih sangat sumir laporannya. Saya tidak bisa menyampaikan itu termasuk substansi laporannya harus didukung data-data," pungkasnya.

(mdk/mdk)
Tags BareskrimKPKKorupsi
Komentar