Presiden SBY Ultimatum Tiga Pekan Kabut Asap Riau Hilang
Minggu, 16 Maret 2014 01:37 WIB
PEKANBARU - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengultimatum Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Asap Riau untuk memadamkan api dalam tiga pekan, hal itu dikatakannya saat tiba di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.
"Dalam waktu 3 minggu ini mari kita selesaikan urusan kita, untuk rakyat kita, rakyat yang tidak berdosa, yang harus menanggung beban dari orang yang tidak bertanggung jawab. Ke depan harus ada cara yang baik untuk membuka ladang," ujar SBY kepada para anggota Tim Satgas Penanggulangan Bencana Asap, Sabtu (15/3).
Presiden SBY juga memberi instruksi kepada sejumlah perusahaan di Riau untuk turut membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan kabut Asap.
"Saya undang kepada sejumlah perusahaan di Riau, ikut bertanggung jawab bersama-sama sampai selesai, dan yang paling penting, seperti instruksi saya kemarin, darurat terpadu, secara intensif dan masif, hingga maksimal 3 minggu ini selesai," imbuh SBY.
Sebelumnya, SBY menyatakan mengambil alih upaya pemadaman kebakaran dan asap dan mendelegasikan pimpinan Operasi Terpadu Darurat Asap kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif.
Operasi tersebut fokus pada tiga upaya, yakni memadamkan kebakaran dan asap, perawatan dan pelayanan kesehatan, serta penegakan hukum.
Setelah melakukan kujungan di Rimbopanjang Kabupaten Kampar, Presiden SBY kembali melanjutkan perjalanannya di rumah dinas Gubernur Riau untuk beristirahat.
Malam ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menginap di kediaman resmi Gubernur Riau di Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Besok pagi, Presiden dijadwalkan akan memimpin rapat dengan seluruh kepala daerah se-Riau untuk membahas karhutla.
Selain itu, persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) juga akan menjadi perhatian utama. Seperti yang disampaikan Presiden kemarin, tindakan tegas dan regulasi tentang pembakar lahan harus dilakukan, agar ke depan tidak lagi terjadi.
Karo Humas Setdaprov Fahmizal Usman menyatakan, Presiden menginap di Gubernuran atau biasa disebut dengan kediaman gubernur, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. "Malam ini, Presiden makan malam, istrihat, tidur di kediaman. Besok, baru rapat dengan gubernur, bupati, walikota," kata Fahmi, Sabtu (15/3) malam.
Ada dua agenda yang akan dijalankan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono besok hari. Salah satunya adalah meninjau lokasi karhutla di Siak Sri Indrapura. Presiden dan rombongan akan bertolak dari Gubernuran menggunakan helikopter.
Semuai itu berdasarkan informasi dari protokol Kepresidenan, besok Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menggelar dua agenda kerja. Diperkirakan, sore harinya Presiden sudah meninggalkan Pekanbaru, kembali ke Jakarta.
Agenda pertama, pukul 10.00 WIB, Presiden meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Siak. Kegiatan ini, Presiden didampingi Kapolri dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Keberangkatan menggunakan helikopter dari Gubernuran, Jalan Diponegoro.
Agenda kedua, pukul 15.00 WIB setelah meninjau Karhutla di Siak, Presiden akan memberikan pengarahan terkait karhutla di Riau. Di antaranya kepada, Forkopimda Provinsi Riau, Bupati/ Walikota, Kapolres/Kapolresta serta jajaran Polda Riau, para Dandim, Kapolsek, Camat serta unsur pimpinan lainnya.
Kegiatan pengarahan dilaksanakan di Balai Serindit, Gedung Daerah Pekanbaru. Ada pun malam ini, Presiden menginap di Gubernuran atau biasa disebut dengan kediaman gubernur, Jalan Diponegoro.***(adi)
"Dalam waktu 3 minggu ini mari kita selesaikan urusan kita, untuk rakyat kita, rakyat yang tidak berdosa, yang harus menanggung beban dari orang yang tidak bertanggung jawab. Ke depan harus ada cara yang baik untuk membuka ladang," ujar SBY kepada para anggota Tim Satgas Penanggulangan Bencana Asap, Sabtu (15/3).
Presiden SBY juga memberi instruksi kepada sejumlah perusahaan di Riau untuk turut membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan kabut Asap.
"Saya undang kepada sejumlah perusahaan di Riau, ikut bertanggung jawab bersama-sama sampai selesai, dan yang paling penting, seperti instruksi saya kemarin, darurat terpadu, secara intensif dan masif, hingga maksimal 3 minggu ini selesai," imbuh SBY.
Sebelumnya, SBY menyatakan mengambil alih upaya pemadaman kebakaran dan asap dan mendelegasikan pimpinan Operasi Terpadu Darurat Asap kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif.
Operasi tersebut fokus pada tiga upaya, yakni memadamkan kebakaran dan asap, perawatan dan pelayanan kesehatan, serta penegakan hukum.
Setelah melakukan kujungan di Rimbopanjang Kabupaten Kampar, Presiden SBY kembali melanjutkan perjalanannya di rumah dinas Gubernur Riau untuk beristirahat.
Malam ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menginap di kediaman resmi Gubernur Riau di Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Besok pagi, Presiden dijadwalkan akan memimpin rapat dengan seluruh kepala daerah se-Riau untuk membahas karhutla.
Selain itu, persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) juga akan menjadi perhatian utama. Seperti yang disampaikan Presiden kemarin, tindakan tegas dan regulasi tentang pembakar lahan harus dilakukan, agar ke depan tidak lagi terjadi.
Karo Humas Setdaprov Fahmizal Usman menyatakan, Presiden menginap di Gubernuran atau biasa disebut dengan kediaman gubernur, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. "Malam ini, Presiden makan malam, istrihat, tidur di kediaman. Besok, baru rapat dengan gubernur, bupati, walikota," kata Fahmi, Sabtu (15/3) malam.
Ada dua agenda yang akan dijalankan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono besok hari. Salah satunya adalah meninjau lokasi karhutla di Siak Sri Indrapura. Presiden dan rombongan akan bertolak dari Gubernuran menggunakan helikopter.
Semuai itu berdasarkan informasi dari protokol Kepresidenan, besok Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menggelar dua agenda kerja. Diperkirakan, sore harinya Presiden sudah meninggalkan Pekanbaru, kembali ke Jakarta.
Agenda pertama, pukul 10.00 WIB, Presiden meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Siak. Kegiatan ini, Presiden didampingi Kapolri dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Keberangkatan menggunakan helikopter dari Gubernuran, Jalan Diponegoro.
Agenda kedua, pukul 15.00 WIB setelah meninjau Karhutla di Siak, Presiden akan memberikan pengarahan terkait karhutla di Riau. Di antaranya kepada, Forkopimda Provinsi Riau, Bupati/ Walikota, Kapolres/Kapolresta serta jajaran Polda Riau, para Dandim, Kapolsek, Camat serta unsur pimpinan lainnya.
Kegiatan pengarahan dilaksanakan di Balai Serindit, Gedung Daerah Pekanbaru. Ada pun malam ini, Presiden menginap di Gubernuran atau biasa disebut dengan kediaman gubernur, Jalan Diponegoro.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

