Wapres Jusuf Kalla Sebut Daerah Otonomi Baru Bebani APBD
Jumat, 26 Februari 2016 19:39 WIB
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan pemerintah akan tetap menerapkan moratorium pembentukan daerah otonomi baru (DOB). Sebab, dengan kondisi keuangan negara saat ini tak dimungkinkan untuk membiayai pembentukan daerah otonomi baru.
"Ya disiap-siapkan tapi tetap tidak diputuskan. Ya kan moratorium. Pemerintah sikapnya moratorium karena dalam kondisi hari ini kalau dibikin lagi, perubahan-perubahan butuh biaya besar sedangkan justru akibatnya biaya ke daerah nanti kurang," kata di Jakarta, Jumat (26/2/16).
Lebih lanjut, terkait desakan partai politik untuk membentuk daerah otonomi baru, JK pun tetap menegaskan pemerintah akan menerapkan moratorium. Sebab, jika pembentukan daerah baru dipaksakan justru akan membebani pembiayaan APBN.
"Kalau pemerintah tidak setuju tentu dengan alasan yang jelas kita sampaikan, bahwa ini keadaan keuangan negara tidak sebaik sebelumnya. Sehingga kalau itu dipaksakan, beban pembiayaan APBN," jelas dia.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan moratorium dilakukan lantaran pemerintah mempertimbangkan kondisi anggaran negara saat ini yang terbatas.
Ia menjelaskan, kondisi keuangan negara saat ini masih belum memungkinkan untuk menyokong pembentukan daerah otonomi baru. Sebab, tiap daerah otonomi baru pasti akan melakukan pembangunan berbagai gedung layanan masyarakat seperti pembangunan kantor polres, kantor kodim, kejaksaan, kantor pemerintahan, serta penambahan PNS.
Tjahjo mengatakan usulan daerah otonomi baru sangat marak dilakukan. Ia menyebut masih terdapat 87 usulan DOB yang belum diputuskan hingga saat ini, serta terdapat 199 usulan baru, baik provinsi maupun kabupaten-kota.
Kendati demikian, Tjahjo mengaku belum mengetahui hingga kapan moratorium akan diberlakukan. Menurut dia, pemerintah akan melihat kondisi fiskal terlebih dahulu sebelum mencabut moratorium.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Bengkalis Dukung Instruksi Wapres JK Lestarikan Lingkungan
-
Lingkungan
APRIL Grup Terlibat Dalam Pengelolaan Taman Nasional Zambrud di Siak
-
Lingkungan
Wapres JK : Nasib Riau Tragis Akibat Kerusakan Lingkungan
-
Lingkungan
Kepada Wapres, Gubri Klaim Penanganan Karhutla Lebih Baik
-
Nasional
Wapres Jusuf Kalla Semua Elemen Bergerak Padamkan Karlahut
-
Nasional
Wapres Jusuf Kalla Sebut Daerah Otonomi Baru Bebani APBD

