- Home
- Pendidikan
- 105 Calon Mahasiswa STIQSI Rohul Belajar Bahasa Arab
Dibuka Bupati Achmad
105 Calon Mahasiswa STIQSI Rohul Belajar Bahasa Arab
Jumat, 30 Januari 2015 12:45 WIB
ROKAN HULU - Sebanyak 105 calon mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Alquran Syekh Ibrahim (STIQSI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengikuti Pelatihan Bahasa Arab, Kamis (29/1/15).
Pelatihan di Laboratorium Alquran Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpangaraian itu dibuka oleh Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si.
Bupati Achmad mengatakan matrikulasi Bahasa Arab merupakan bagian dari seleksi awal penerimaan calon mahasiswa di sekolah tinggi bertaraf internasional, rencananya akan dibuka pada Juni 2015 akan datang. Pendidikan di sekolah tinggi ini gratis, karena sepenuhnya ditanggung melalui APBD Rohul.
Ratusan peserta pelatihan Bahasa Arab, jelas Bupati, adalah perwakilan siswa tingkat SLTA berprestasi dari 16 kecamatan di Kabupaten Rohul. Mereka merupakan calon mahasiswa STIQSI Rohul di tahun ajaran baru 2015/2016 nanti.
Dalam pelatihan ini, 105 peserta dibagi dalam lima kelompok belajar. Setiap kelompok mesti mengikuti pelatihan Bahasa Arab setiap pekan dengan guru khusus, didatangkan dari Negara Yaman.
Pada tahun ajaran baru perdana Juni nanti, sebut Bupati, STIQSI Rohul baru membuka dua jurusan, yakni Ilmu Tafsir dan Ilmu Hadist. Salah satu syaratnya, calon mahasiswa mesti menguasai tiga bahasa, yakni Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
"Sebagai sekolah tinggi bertaraf internasional, Bahasa Arab jadi bahasa wajib. Di samping Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris," kata Bupati Achmad saat membuka pelatihan tersebut.
Orang nomor satu di Rohul ini mengharapkan pakar Bahasa Arab dari Yaman, dapat membantu para calon mahasiswa terbiasa dalam berbahasa arab, sebab bakal menjadi bahasa wajib ketika mempelajari Ilmu Tafsir dan Ilmu Hadist.
Dia menjelaskan, bahwa proses penerimaan calon mahasiswa STIQSI Rohul sangat ketat. Harus rangking satu pada Kelas X, XI dan XII di tingkat SLTA sederajat. Rangking harus dibuktikan dengan nilai rapor sekolah.
Bupati dua periode ini mengakui calon mahasiswa STIQSI Rohul tidak mesti putra dan putri asal Negeri Seribu Suluk. Calon mahasiswa terbuka untuk tingkat regional, nasional, dan internasional. Mereka juga mesti punya minat tinggi untuk mempelajari Ilmu Tafsir dan Ilmu Hadist, serta punya kompetensi.
Pemerintah Daerah, ujar Achmad, telah mengirimkan surat kepada Bupati dan Walikota di Provinsi Riau agar mengirimkan putra dan putri terbaiknya untuk menuntut ilmu di STIQSI Rohul.
Mahasiswa yang akan dibantu beasiswa merupakan mereka yang punya kompetensi, serta minat kuat untuk mempelajari Alquran. Selain memperkuat mutu dosen, pemerintah juga berupaya tingkatkan sarana dan prasarana.
"Mutu sumber daya alam juga sangat menentukan marwah dan martabat STIQSI Rokan Hulu kedepan. Sebab itu harus diseleksi ketat," tegas Achmad.
Visi STIQSI Rohul adalah melahirkan SDM yang cerdas, religius, berakhlak mulia berbasis sains dan teknologi modern. Setelah tamat di sekolah tinggi ini, alumni diharapkan menjadi ahli pakar agama.
Pendirian STIQSI Rohul berskala Internasional sendiri sedang dalam proses izin pendirian dari Kementrian Agama Republik Indonesia. Syekh asal negara Syria sendiri telah nyatakan siap untuk membantu kurikulum, program dan fasilitas lain di STIQSI Rohul, yang rencanya akan menggunakan bekas Kantor BPTP2M Rohul.
Dalam hal ini, Pemerintah Daerah akan menggandeng para syekh untuk mengisi jabatan 12 dosen, sesuai disiplin ilmu, baik strata dua (S2) dan strata tiga (S3). Setiap jurusan, akan disiapkan enam dosen berkompeten.
Sementara itu, salah seorang Pengurus STIQSI Rohul Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, juga Kepala Kantor Kemenag Rohul mengatakan dalam matrikulasi Bahasa Arab, calon mahasiswa akan dilatih selama enam bulan.
Nantinya, mereka akan diajarkan tata bahasa, serta dituntut mampu menghafal kata-kata dalam Bahasa Arab. Supardi optimis, calon mahasiswa mampu memahami Bahasa Arab selama enam bulan kedepan. Sebab, matrikulasi telah melalui seleksi dari beberapa sekolah, dan merupakan siswa berprestasi.
(zal/zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Kemenag Buka Bantuan Pesantren Sampai 4 Oktober 2021, Ini Syaratnya
-
Pendidikan
Surat Domisili Tidak Berlaku untuk Sistem Zonasi PPDB di Pekanbaru
-
Pendidikan
Legislator Riau Canangkan Program Pendidikan Gratis SMA se-derajat
-
Pendidikan
10 Cara Siasati Biaya Sekolah yang Makin Mahal
-
Pendidikan
Pelajar SDN 002 Bantayan Dapat Sosialisasi Bahaya Narkoba
-
Pendidikan
Kantor PDE Meranti Salurkan 101 Rak Buku ke Desa

