- Home
- Pendidikan
- 2.281 Orang Anggota Aktif Perpusda Dumai
2.281 Orang Anggota Aktif Perpusda Dumai
Kamis, 20 November 2014 19:42 WIB
DUMAI : Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Dumai mencatat jumlah keanggotaan aktif per 2013 sebanyak 2.281 orang, terdiri 1.805 warga umum dan 476 pembaca kalangan pelajar.
Kepala Perpusda Dumai Zakaria menyebutkan, anggota yang terdaftar tersebut dibekali dengan kartu untuk kemudahan pelayanan baca dan peminjaman koleksi buku tersedia.
"Untuk peserta aktif yang tercatat berjumlah 2.281 anggota, dan setiap tahun terus mengalami pertumbuhan," kata dia kepada pers, Kamis (20/11/14).
Menurutnya, keanggotaan baru pada 2014 ini belum dilakukan rekapitulasi data karena mesti dihimpun hingga akhir tahun nanti untuk kepentingan pelaporan aktivitas perkembangan Perpusda.
Kartu anggota pustaka Dumai, lanjutnya, diberikan karena merupakan langkah pengendalian dan tertib pencatatan aktivitas kunjungan bacaan warga yang masih dilakukan manual.
"Kedepan kita ada rencana untuk menyiapkan pencatatan secara elektronik dengan kartu elektrik menggunakan sistem teknologi komputer," ujarnya.
Disamping itu, dalam rangka pelayanan optimal, pihaknya juga merancang sistem pencarian koleksi buku berbasis teknologi agar pengunjung mudah dan cepat mendapatkan bacaan yang diminati.
"Penyelenggaraan perpustakaan masih banyak yang harus dibenahi, selain terus menambah koleksi buku, juga terkait sistem pelayanan yang lebih memudahkan dan efektif dengan cara berbasis teknologi," sebutnya.
Saat ini di Perpusda Dumai jumlah koleksi buku yang tersedia sebanyak 13 ribu judul dengan dua puluh ribuan eksemplar dan sebagian besar merupakan pengetahuan umum yang tidak diadakan sekolah serta cerita rakyat atau dongeng anak.
Koleksi bahan bacaan pustaka Dumai ini terdiri dari, karya umum, filsafat, agama, ilmu sosial, bahasa, ilmu murni, ilmu terapan, kesenian olahraga, kesusastraan, sejarah dan geografi serta referensi.
Perpusda Dumai diketahui juga sejak 2010 lalu telah mengusulkan pembangunan gedung baru senilai Rp4,5 miliar dengan sistem berbasis teknologi komputer untuk meningkatkan kunjungan dan memudahkan aktivitas dalam pencarian buku.
(dul/dul)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Kemenag Buka Bantuan Pesantren Sampai 4 Oktober 2021, Ini Syaratnya
-
Pendidikan
Surat Domisili Tidak Berlaku untuk Sistem Zonasi PPDB di Pekanbaru
-
Pendidikan
Legislator Riau Canangkan Program Pendidikan Gratis SMA se-derajat
-
Pendidikan
10 Cara Siasati Biaya Sekolah yang Makin Mahal
-
Pendidikan
Pelajar SDN 002 Bantayan Dapat Sosialisasi Bahaya Narkoba
-
Pendidikan
Kantor PDE Meranti Salurkan 101 Rak Buku ke Desa

