- Home
- Pendidikan
- Bupati Indragiri Hilir Tangkal Perilaku Negatif Generasi Muda Lewat Agama
Bupati Indragiri Hilir Tangkal Perilaku Negatif Generasi Muda Lewat Agama
Kusuma Putra Senin, 23 Agustus 2021 11:04 WIB
INDARGIRI HILIR - Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan, prihatin banyak generasi muda terjerumus dengan hal-hal negatif. Seperti pergaulan bebas, narkoba dan sejenisnya.
Akan tetapi hal itu dapat diminimalisir dengan pembekalan ilmu keagamaan. Antara lain, melalui sosialisasi keaswajaan bagi guru-guru PAUD yang telah diselenggarakan Pengurus Cabang Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Indragiri Hilir.
Menurut bupati, menanamkan nilai-nilai pendidikan keaswajaan kepada anak usia dini sangat penting guna mencegah pengaruh buruk. Maka diperlukan penguatan dibidang keagamaan meski menjadi perhatian serius.
"Tanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak kita. Supaya menjadi benteng akan pengaruh negatif bagi mereka," ungkap Bupati Inhil HM Wardan, dalam salah satu kesempatan, belum lama ini.
Dia memberikan apresiasi atas kiprah Muslimat NU. Karena Muslimat NU Inhil merupakan salah satu Muslimat NU tergiat dan terbaik. Sehingga perlu diberikan support dan dukung dari berbagai sisi. "Pemerintah siap memberikan dukungan," kata bupati.
Masih dikatakan bupati, jika semua pihak bersatu dan konsisten serta komitmen, dia yakin Inhil akan menjadi negeri makmur. Sehingga apa yang menjadi visi menuju kejayaan Indragiri Hilir yang semakin maju, bermarwah, dan bermartabat akan dapat terwujud.
Sebelumnya, Ketua PC Muslimat NU Inhil Hj Zulaikhah Wardan, mengatakan pihaknya telah melaksanakan sosialisasi dan pemberian pengetahuan tentang ajaran Ahlussunah wal Jamaah Annahdiyah kepada guru-guru PAUD di Inhil.
Kegiatan seperti tersebut telah dilaksanakan Muslimat NU sejak 2016 lalu. Sejak itu pula, pihaknya mulai membentuk anak cabang hingga anak ranting. Bahkan juga PC Muslimat NU telah menyelesaikan pembentukan IPPNU.
"Pembentukan IPPNU ini didasari, karena nanti remaja putri akan menjadi ibu rumah tangga dan melahirkan generasi penerus bangsa, nantinya," jelas Ikha, sapaan akrab Zulaikhah.
Akan tetapi hal itu dapat diminimalisir dengan pembekalan ilmu keagamaan. Antara lain, melalui sosialisasi keaswajaan bagi guru-guru PAUD yang telah diselenggarakan Pengurus Cabang Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Indragiri Hilir.
Menurut bupati, menanamkan nilai-nilai pendidikan keaswajaan kepada anak usia dini sangat penting guna mencegah pengaruh buruk. Maka diperlukan penguatan dibidang keagamaan meski menjadi perhatian serius.
"Tanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak kita. Supaya menjadi benteng akan pengaruh negatif bagi mereka," ungkap Bupati Inhil HM Wardan, dalam salah satu kesempatan, belum lama ini.
Dia memberikan apresiasi atas kiprah Muslimat NU. Karena Muslimat NU Inhil merupakan salah satu Muslimat NU tergiat dan terbaik. Sehingga perlu diberikan support dan dukung dari berbagai sisi. "Pemerintah siap memberikan dukungan," kata bupati.
Masih dikatakan bupati, jika semua pihak bersatu dan konsisten serta komitmen, dia yakin Inhil akan menjadi negeri makmur. Sehingga apa yang menjadi visi menuju kejayaan Indragiri Hilir yang semakin maju, bermarwah, dan bermartabat akan dapat terwujud.
Sebelumnya, Ketua PC Muslimat NU Inhil Hj Zulaikhah Wardan, mengatakan pihaknya telah melaksanakan sosialisasi dan pemberian pengetahuan tentang ajaran Ahlussunah wal Jamaah Annahdiyah kepada guru-guru PAUD di Inhil.
Kegiatan seperti tersebut telah dilaksanakan Muslimat NU sejak 2016 lalu. Sejak itu pula, pihaknya mulai membentuk anak cabang hingga anak ranting. Bahkan juga PC Muslimat NU telah menyelesaikan pembentukan IPPNU.
"Pembentukan IPPNU ini didasari, karena nanti remaja putri akan menjadi ibu rumah tangga dan melahirkan generasi penerus bangsa, nantinya," jelas Ikha, sapaan akrab Zulaikhah.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Editor : Hadi PramonoSumber : Rilis Media
Tags berita indragiri hilirBerita Riau TerkiniBupati Inhilkenakalan remajaNarkobapergaulan bebasriau hari ini
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Abdul Wahid Bantah Perintah Setoran di Sidang Tipikor Pekanbaru
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Sosial
PWI Riau Bekukan 9 Kepengurusan PWI Kabupaten Kota
-
Sosial
HUT ke-67 Provinsi Riau, Momentum Semakin Berkembangnya Ekonomi Riau

