- Home
- Pendidikan
- Butuh Orangtua Asuh, Rahmad Idamkan Dunia Pendidikan
Butuh Orangtua Asuh, Rahmad Idamkan Dunia Pendidikan
Rabu, 26 Maret 2014 16:22 WIB
SELATPANJANG - Dunia pendidikan di Kepulauan Meranti nampaknya perlu terus pembenahan sehingga benar-benar bisa berjalan dengan maksimal. Karena, sejauh ini masih ada anak usia sembilan tahun masih belum mendapatkan bangku sekolah.
Rahmad bin Siyus (9) anak yatim yang tinggal di jalan Nelayan Kelurahan Selatpanjang kota kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti hingga kini belum mencicipi bangku sekolah karena keterbatasan biaya.
Jangankan masalah mencukupi biaya sekolah, anak dari Sariman (52) ini bersama keluarganya untuk biaya makan sehari-hari saja tidak ada. Ironis memang, kalau masalah kemiskinan terus ada di Kabupaten kepulauan Meranti.
Muhayar, salah seorang tetangganya Sarinam saat di temui wartawan di klinik Hangtuah belum lama ini mengatakan, kondisi keluarga Rahmad memang benar-benar kondisinya keluarga kurang mampu dan perlu perhatian serius dari Pemkab Meranti.
Meskipun sekolah itu gratis, kata dia, tapikan perlu adanya baju, celana, tas buku dan sebagainya, untuk mendapatkan perlengkapan sekolah tersebut tentunya perlu ada biaya, sementara Sarinam ibunya Rahmad hanya bekerja sebagai pemulung di tempat pembuangan sampah.
"Ibunya saja penghasilannya hanya berkisar Rp. 15.000 sampai Rp30.000 perharinya dan itu juga tidak rutin mereka dapatkan," kata Muhayar yang mengakui sangat prihatin dengan kondisi keluarga Rahmad tersebut.
Muhayar juga berharap ada orang yang berjiwa social mau mejenjadi orang tua asuh untuk Rahmad. Dengan begitu, Rahmat tentunya akan dapat mencicipi pendidikan sebagaimana anak-anak lainnya.
"Kalau Rahmad sekolah tentunya masa depan anak ini juga akan lebih baik lagi. Saat ini Rahmad, kami yang merawantnya selama dalam pemulihan masa kitanan sejak beberapa hari lalu," ujar Muhayar.
Sementara Sekretaris Komisi I DPRD Kepulauan Meranti Pauzi SE, mengatakan dirinya siap untuk menjadi orang tuah asuh bagi Rahmad.
"Saya bersedia untuk menjadi orang tua asuhnya Rahmad, jika Rahmad mau sekolah saya bersedia untuk menyekolahkannya, karena bagai manapun pendidikan itu merupakan sangat penting untuk mencerdaskan anak-anak bangsa khususunya di bumi Meranti," katanya.
Pihaknya tidak inggin ada anak-anak di Meranti ini yang tidak mencicipi dunia pendidikan apaun itu alasannya. Karena, pendidikan itu penting bagi untuk pencerdaskan anak bangsa.
"Begitu juga dengan Rahmad ini, dia juga memiliki hak yang sama untuk mengeyam pendidikan, sebagaimana anak-anak lainya. Meskipun kondisi keluarga Rahmad hidup dalam serba kekurangan," ujarnya.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

