• Home
  • Pendidikan
  • Disdik Dumai Gelar Bimtek Dapodik 2014 bagi 190 Operator

Disdik Dumai Gelar Bimtek Dapodik 2014 bagi 190 Operator

Senin, 06 Oktober 2014 20:24 WIB

DUMAI - Sebanyak 190 operator sekolah mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA dan SMK mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Dapodik tahun 2014 yang diselenggarakan selama enam hari oleh Dinas Pendidikan Kota Dumai, Senin (6/10/14. 

Untuk menjadi narasumber dalam kegiatan ini langsung didatangkan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kasubag Program Kemendikbud RI yakni Pribowo Putro beserta staffnya Deni Warsa dan Adi Lesmana. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai Syaari, mengatakan, Dapodik merupakan pusat informasi yang sangat penting dan menentukan suatu arah kebijakan yang akan dijalankan masing-masing sekolah. 

"Data Pokok Pendidikan, baik untuk Sekolah Dasar dan Menengah yang sudah dimulai sejak beberapa tahun belakangan ini memang benar-benar terasa dampak positifnya. Hal ini sangat dirasakan oleh seluruh sekolah yang telah melaksanakan entry data pada Aplikasi Dapodik," katanya. 

Menurutnya, dimana semua data yang berkaitan dengan dunia pendidikan dapat terhimpun hampir seluruhnya secara valid berdasarkan keadaan data yang sebenarnya di sekolah tersebut. 

"Dapodik sangat dituntut ketelitian dalam entry data, karena kesalahan entry akan mempengaruhi data pokok pendidikan. Sebagai contoh Dapodik mengatur proses penetapan tunjangan sertifikasi guru," jelasnya sembari menambahkan. 

"Dimana apabila pada kenyataan dilapangan seorang guru tidak memenuhi persyaratan yang ada di dalam sistem Aplikasi Dapodik yang sudah diatur dengan UU Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah tentang guru, maka SK tunjangan profesi guru tidak dapat dibayarkan," jelasnya. 

Tidak itu saja, kemudian tentang penyaluran dana bos yang nantinya akan bersumber pada data yang telah terjaring melalui dapodik, sehingga di harapkan kedepanya penyaluran dana BOS, khususnya SD dan SMP agar tepat sasaran. 

Sementara Ali Ibnu Amar, selaku panitia pelaksana menyebutkan, kegiatan Bimtek Dapodik tahun 2014 ini dilaksanakan dalam dua tahap. Dimana, tahap pertama diikuti oleh operator sekolah tingkat SD/MI dan SMP/MTs sebanyak 150 peserta yakni Bimtek Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodikdas). 

Sedangkan tahap kedua, lanjut Ali Ibnu, akan dilaksanakan Bimtek Dapodikmen (Data Pokok Pendidikan Menengah) yang akan diikuti oleh operator sekolah tingkat SMA/MA dan SMK beserta Kepala Sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. 

"Bimtek Dapodikmen juga diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 9 sampai 11 Oktober 2014 dengan narasumber Kasubag Program Kemendikbud RI yakni Pribowo Putro beserta staffnya Deni Warsa dan Adi Lesmana yang akan memberikan materi pengenalan aplikasi Dapodikmen,” jelas Ali. 

Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan Bimtek Dapodik ini, Kasubag Program dan Evalauasi Disdik Dumai, guna mengevaluasi dan memvalidasi data-data Dapodik yang sudah di kirim ke pusat mealui aplikasi Dapodik. 

"Kemudian melatih para operator sekolah agar lebih memahami aplikasi Dapodik, karena masih ada operator yang belum memahami tata cara pengisian (entry data) pada aplikasi Dapodik terutama versi terbaru," tuturnya. 

Terakhir ia berharap, untuk Dapodik di Dumai kedepannya terdata dan terisi secara valid, sehingga Dinas Pendidikan Dumai memiliki Dapodik yang sesuai pada kenyataannya dan tidak ada lagi ditemui operator yang tidak memahami aplikasi Dapodik. 

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kota Dumai ini di Ball Room Hotel Grand Zuri. Kegiatan itu merupakan program Disdik Dumai dalam menunjang mutu pendidikan demi pencapaian visi dan misi Kota Dumai.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar