- Home
- Pendidikan
- Disdik Riau Siapkan Rp10 M Bantu Guru Susun Desertasi Doktor
Disdik Riau Siapkan Rp10 M Bantu Guru Susun Desertasi Doktor
Sabtu, 10 Januari 2015 15:08 WIB
PEKANBARU : Untuk mendukung kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidikan yang mantap, Disdik Riau menyedikan Rp10 miliar di APBD 2015 untuk membantu para guru yang menuntaskan program doktornya.
Bagi tenaga pendidik dan kependidikan yang ingin menyusun disertasi S3-nya, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau sudah menyiapkan Rp10 miliar untuk meringankan biaya penelitiannya.
"Rp10 miliar ini sudah masuk dalam APBD Murni tahun 2015. Seminar tertutupnya, ujian tertutup dan ujian terbukanya akan kita bantu juga," kata Dwi Agus Sumarno, Kadisdik Riau kepada sejumlah awak media, Jum'at malam (09/01/15).
Anggaran Rp10 miliar ini akan digunakan untuk 60 orang tenaga pendidik dan kependidikan, hal ini juga berdasarkan target dari Disdik Riau itu sendiri. Masing-masing tenaga pendidik dan kependidikan nantinya akan mendapatkan bantuan yang bervariasi, tergantung lokasi penelitiannya.
"Kalau penelitiannya di Papua, maka tak mungkin sama anggarannya dengan yang melakukan penelitian di dalam Kota Pekanbaru. Intinya, masing-masing tenaga pendidik dan kependidikan, tidak sama total bantuan yang diberikan," ungkapnya.
Untuk mendapatkan bantuan ini, tenaga pendidik dan kependidikan mesti menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tuanya. Jika orang tuanya asli Riau (sesuai KTP), maka tenaga yang bersangkutan bisa mengurus bantuan penelitian.
"Nah, jika orang tuanya tidak asli Riau, maka kita tidak akan bantu. Saya tegaskan, program ini khusus untuk yang asli Riau, ngapain juga kita bantu tenaga yang bukan asli Riau, APBD Riau itu untuk orang Riau, bukan luar Riau," tegasnya.
Program bantuan ini dicetuskan dalam rangka peningkatan serta memperbanyak tenaga doktor di Riau, terutama bagi dosen yang mengajar di berbagai perguruan tinggi yang ada di Riau. Menurutnya, semakin banyak doktor, maka kualitas pendidikan di Riau akan semakin meningkat.
"Program ini sudah kita sosialisasikan ke seluruh perguruan tinggi yang ada. Mudah-mudahan bisa berjalan sesuai yang kita harapkan bersama," tutupnya.
(ary/ary)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Kemenag Buka Bantuan Pesantren Sampai 4 Oktober 2021, Ini Syaratnya
-
Pendidikan
Surat Domisili Tidak Berlaku untuk Sistem Zonasi PPDB di Pekanbaru
-
Pendidikan
Legislator Riau Canangkan Program Pendidikan Gratis SMA se-derajat
-
Pendidikan
10 Cara Siasati Biaya Sekolah yang Makin Mahal
-
Pendidikan
Demo Ribuan Guru Soal Dana Sertifikasi Nyaris Ricuh di Kuansing
-
Nasional
Menkeu Tegaskan Guru Tanpa Sertifikat Tak Dapat Tunjangan

