- Home
- Pendidikan
- Kabut Asap Tebal Bikin Disdik Meranti Liburkan Sekolah
Kabut Asap Tebal Bikin Disdik Meranti Liburkan Sekolah
Sabtu, 26 September 2015 14:34 WIB
MERANTI - Kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, membuat aktivitas belajar mengajar diliburkan. Anak-anak sekolah di Kota Selatpanjang akan kembali masuk sekolah setelah dinyatakan kondisi kabut asap sudah tidak membahayakan kesehatan.
Hari libur kabut asap ini diberikan dan dikeluarkan Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti, selama dua hari yakni Jumat (25/9) dan Sabtu (26/9/15). Anak-anak sekolah tersebut diminta agar kembali ke rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah mengingat kabut asap cukup tebal.
Kebijakan meliburkan selama dua hari tersebut dilakukan menyusul semakin pekatnya kondisi asap di ibukota Kepulauan Meranti itu. Bahkan kebijakan meliburkan sekolah tidak hanya di Kota Selatpanjang saja, tapi juga di wilayah Kecamatan Rangsang Barat.
"Kondisi asapnya sudah sangat pekat dan sangat membahayakan. Makanya tadi pagi (kemarin) kita langsung meminta Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Kecamatan Tebingtinggi untuk meliburkan sekolah. Termasuk Kecamatan Rangsang Barat," kata Kadisdikbud, Drs Muhammad Arif MPdi, kemarin.
Kondisi kabut asap sendiri membuat jarak pandang sekitar lebih kurang 20 meter saja. Namun pagi menjelang siang kondisi kabut asap mulai hilang. Meski begitu, kondisinya tetap membahayakan bagi kesehatan. Oleh karena itu, pemerintahpun langsung mengambil tindakan dengan cara meliburkan sekolah.
"Kita langsung mengambil kebijakan untuk meliburkan seluruh sekolah di dua kecamatan tersebut. Sementara 7 kecamatan lainnya aktivitas sekolah tetap berlangsung. Walaupun sekolah di kecamatan lain tetap terlaksana, tapi siswanya tidak diperbolehkan melakukan aktivitas di luar ruangan," katanya.
Menurut Kadisdik Kepulauan Meranti, pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan sejumlah pihak dalam mengambil kebijakan untuk meliburkan sekolah. Termasuk meminta petunjuk dengan pimpinan jika kondisi kabut asap tebal menutup wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Tidak menutup kemungkinan kita akan meliburkan seluruh sekolah, jika kondisi kabut asap kiriman ini menyelimuti seluruh wilayah di Kepulauan Meranti. Langkah ini kita ambil dalam rangka mengantisipasi terjangkitnya penyakit inpeksi saluran pernafasan akut," pungkasnya.
(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Petugas Berhasil Padamkan Lima Hektare Lahan Gambut Dumai
-
Lingkungan
Pangdam Minta Seluruh Instansi Komit Wujudkan 2017 Riau Bebas Karhutla
-
Lingkungan
Walikota Dumai Hadiri Rakornas Pengendalian Karhutla di Istana Negara Jakarta
-
Nasional
Bupati Kepulauan Meranti Ikuti Rakornas Karlahut di Istana Negara
-
Hukrim
Kapolda Riau Bakal Libas Siapapun Pelaku Ilog dan Karhutla
-
Hukrim
Danlanal Dumai Nilai Karlahut Bisa Jadi Jalan Penyelundupan

