- Home
- Pendidikan
- Kemenag Rohul Bangun Kerja Sama dengan Australia
Kemenag Rohul Bangun Kerja Sama dengan Australia
Kamis, 27 Februari 2014 15:16 WIB
PASIRPANGARAIAN - Upaya meningkatkan percepatan akreditasi dan mutu pendidikan madrasah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu dan Kanwil Kemenag Riau bangun kerja sama dengan pemerintah Australia.
Pertemuan sudah dilakukan dengan Australian Agency for International Development (AusAID) terdiri dari Senior Program Robert Kingham, staf M Ikhsan, Luluk Faridah, Masliku, dan Erwin. Pertemuan digelar di aula Kanwil Kemenag Riau, Pekanbaru, Selasa (25/2/14) lalu.
Pertemuan dengan Tim Australia juga dihadiri Dirjen Pendis Kemenag RI diwakili Rohmat, Kakanwil Kemenag Riau Tarmizi Tohor, Kabid Madrasah Mahyudin MA, Asisten II Setdakab Rohul Syaiful Bahri, Kakan Kemenag Rohul Ahmad Supardi Hasibuan, dan perwakilan Kadisdikpora Rohul.
Kakan Kemenag Rohul Ahmad Supardi mengatakan kerjasama dengan pemerintah Australia dibangun melalui pola kemitraan dibangun atas prinsip kesetaraan antar pihak yang terlibat dalam ikatan kemitraan.
"Peranan pemerintah Australia sebagai pendonor, sedangkan Kemenag sebagai pihak yang memanfaatkan bantuan," kata Ahmad Supardi, Kamis (27/2/14).
Dia menjelaskan, program kemitraan secara umum bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan dan daya saing pendidikan madrasah seperti tingkat madrasah ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Sesuai delapan komponen Standar Nasaional Pendidikan (SNP), kerjasama diperlukan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan madrasah dalam menghadapi proses akreditasi yang dilaksanakan Badan Akreditasi Nasional-Sekolah dan Madrasah (BAN-S/M).
Ahmad Supardi mengungkapkan sampai saat ini di lingkungan Kemenag Rohul sudah berdiri 104 madrasah terdiri 34 Raudhatul Athfal (RA), 15 MI, 39 MTs, dan 16 Madrasah Aliyah (MA). Dari jumlah itu, baru 42 madrasah terakreditasi. Sedanglan yang belum terakreditasi 62 madrasah terdiri 31 RA, 4 MI, 19 MTs, dan 8 MA.
"Ada 23 madrasah yang akan dijadikan sebagai sasaran program kerjasama dengan Australia ini yakni empat MI dan 19 MTs. Kami berharap, 23 madrasah itu bisa mengikuti program secara baik," ujarnya.
Ahmad Supardi menambahkan secara jangka pendek, program kerjasama dengan pemerintah Australia bertujuan untuk percepatan akreditasi madrasah.
Namun, secara jangka panjang akan diarahkan pada peningkatan mutu madrasah. Dia mengharapkan lagi, dari kerjasama itu kualitas pendidikan di madrasah mengalami percepatan dan lompatan jauh.***(zal/mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

