- Home
- Pendidikan
- Kemendikbud Salahkan Telkom Soal PPDB Online Amburadul
Kemendikbud Salahkan Telkom Soal PPDB Online Amburadul
Selasa, 30 Juni 2015 22:27 WIB
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengakui Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online menuai banyak keluhan dari para wali murid. Sistem server yang buruk menyebabkan proses PPDB online tidak berjalan dengan baik di banyak daerah.
"Memang harus kami akui sistem pendaftaran siswa baru secara online ada yang macet dan bermasalah," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud Asianto Sinambela dihubungi Okezone, Selasa (30/6/2015).
Asianto Sinambale mengatakan, masalah kacaunya PPDB online ketika pada hari pertama pendaftaran siswa baru banyak orangtua yang membludak mengunakan fasilitas PPBD online yang tidak sebanding dengan kapasitas elektronik PPDB online yang jumlahnya terbatas, sehingga menyebabkan server PPDB online menjadi macet.
"Kapasitas elektronik yang digunakan sangat terbatas, membuat repot server perusahaan jasa PT Telkom dan menyebabkan PPDB online macet," jelasnya.
Menurutnya, terkait hal ini Kemendikbud akan melakukan koordinasi dengan PT Telkom, agar masalah PPDB online tidak lagi menjadi persoalan kedepan. Di mana banyak orangtua yang mengeluhkan susahnya memasukan akses untuk mendaftarkan anaknya secara online melalui PPDB.
"Nanti kami akan komplain ke PT Telkom selaku penyedia kapasitas elektronik untuk PPDB online. Agar kedepannya penyedia jasa telekomunikasi itu tidak lagi mengulang kesalahan dalam penerimaan siswa baru lewat PPDB online," jelasnya.
Pernyataan Kepala BKLM Kemendikbud Asianto Sinambela tersebut karena PT Telkom selama ini adalah penyedia layanan PPDB online. Di situs jakartasiap-ppdb, misalnya, tertulis Telkom siap PSB online atau Telkom siap PPDB online menyediakan jasa layanan sistem untuk pengelolaan Penerimaan Siswa Baru (PSB) atau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK, secara online real time untuk Dinas Pendidikan dan sekolah se-Indonesia.
Fatalnya kemarin, PPDB secara online di sejumlah daerah kacau, seperti di Kalimantan, Bogor dan Mojokerto. Di Bogor misalnya, para orangtua yang ingin mendaftarkan anaknya masuk SMA favorit di Kota Bogor kecewa karena terpaksa mengantri selama berjam-jam untuk mengakses PPDB online.
Akibatnya, ratusan orangtua murid mendatangi kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor untuk melakukan pendaftaran lewat petugas Disdik Kota Bogor. Mereka terpaksa mengantri karena sistem PPDB online sedang mengalami gangguan.
"Dari tadi pagi jam 08.00 WIB saya sudah coba di rumah, saat mau login masukin nomor UN dan PIN tapi yang keluar malah invalid password dan PIN. Kemudian, saya ke sekolah anak saya di tapi sama sekali tidak bisa login," kata Tati Gultom orangtua murid.
(rdk/okz)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Tekno
Apa yang Mempengaruhi Nilai Ping Koneksi Internet?
-
Tekno
Telkomsel Lucurkan Jaringan 5G Pertama di Papua
-
Pendidikan
Telkomsel Hadirkan TYES Chapter 2 Khusus Pelajar dan Mahasiswa di Sumatera
-
Tekno
MAXStream Telkomsel Rilis Serial Horor Dibalik Lubang Kunci
-
Tekno
Promo Telkomsel Paket Data 10 GB Hanya Rp22 Ribu
-
Tekno
Jajaran Manajemen Telkomsel Area Sumatera Langsung Layani Pelanggan

