Pemko Pekanbaru Diminta Tutup Semua Tempat Hiburan Malam
Selasa, 30 Juni 2015 22:24 WIB
PEKANBARU - Anggota DPRD Riau meminta kepada Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menutup semua tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadhan 1436 Hijriah. Semua itu dilakukan guna menghindari rasa kecemburuan antara pengusahan hiburan malam lainnya.
Anggota DPRD Riau daerah pemilihan Kota Pekanbaru, Taufik Arrahman menduga belakangan ini masih ada tempat-tempat hiburan yang membandel dan tetap buka pada bulan puasa. Menurutnya, seharusnya demi menjaga kekhusukan umat Islam beribadah semua tempat hiburan ditutup.
Taufik juga menyayangkan masih adanya dispensasi Pemko pada beberapa tempat hiburan malam yang tetap buka dengan alasan termasuk fasilitas Hotel berbintang.
"Memang ada peraturan walikota yang membolehkan tempat hiburan malam yang termasuk fasilitas hotel berbintang boleh tetap buka di bulan Ramadan. Tapi ini kan bisa menimbulkan kecemburuan bagi pengusaha tempat hiburan lainnya," kata Taufik di ruangan Komisi A DPRD Riau.
Menurut Taufik ada beberapa hal dalam peraturan Perwako tentang hiburan malam yang harus lebih diperjelas lagi. "Ya, kita minta yang dimaksud dengan fasilitas hotel itu harus dirinci lagi, apakah tempat hiburan yang satu gedung dengan hotel seperti tempat hiburan MP Club apakah juga termasuk fasilitas hotel? Karena Mp setahu saya kan hanya satu gedung dengan MP, " jelasnya lagi.
Demikian, Taufik mengharapkan agar Pemko membuat aturan yang seragam dan tegas tentang hiburan malam di Kota Pekanbaru, apakah itu termasuk fasilitas hotel atau tidak tetap pada bulan Ramadan harus ditutup. "Anggap sajalah selama bulan Ramadan ini pengusaha mengecat atau merenovasi tempat usaha mereka, " jelas politisi partai Gerindra ini.
(rdk/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Ketua Pansus Sebut Deadline Penyelesaian RTRW Riau Belum Sampai Sebulan
-
Politik
Pansus RTRW Riau Tidak Akomodir Kepentingan Perusahaan
-
Politik
Hearing Empat Kabupaten, Pansus RTRW Riau Beberkan Perubahan
-
Politik
DPRD Riau Targetkan KUA PPAS Dibahas Agustus 2017
-
Politik
Ketua Pansus RTRW Riau Bantah Usulkan Tambahan Kawasan Hutan Diputihkan
-
Politik
Koordinator Pansus RTRW Riau Heran Ada Penambahan Lahan untuk Diputihkan

