- Home
- Pendidikan
- Pasca Libur Panjang, Disdik Dumai Gelar Sidak ke Sekolah
Pasca Libur Panjang, Disdik Dumai Gelar Sidak ke Sekolah
Senin, 05 Januari 2015 18:12 WIB
DUMAI : Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Dumai, Senin (5/1/15) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di hari pertama sekolah pasca libur panjang memasuki sementer genap.
Dalam sidak yang dilakukan oleh Disdik tersebut, tidak ditemukan guru yang bolos, "akan tetapi yang ditemui adalah beberapa guru yang izin karena sakit dan cuti menikah," kata Kepala Disdik Sya'ari melalui Kepala Bidang Sekolah Menegah Umum (SMU) Misdiono.
Dipaparkannya, ada beberapa sekolah yang disidak diantaranya SMA Negeri 2 Dumai, SMA Budhi Dharma, SMA YKPP, SMA Negeri Binsus, SMK Negeri 2, SMA Santo Tarcisius, SMK Erna dan sekolah tingkat SMA lain.
Sidak tersebut melibatkan seluruh jajaran Disdik, mulai dari staf hingga bagian pengawas juga. Dan dari pantauan Misdiono yang ikut terjun sidak, dari seluruh sekolah yang disidak memang tidak ada ditemukan guru yang membolos, melainkan ada beberapa yang izin karena sakit dan cuti menikah, ditambah ada guru yang membantu disekolah lain.
"Maka siapa saja guru atau pegawai yang kedapatan menambah masa liburnya akan diberi sanksi tegas, sebab tidak ada alasan bagi guru untuk membolos mengajar setelah melalui masa liburan yang dianggap telah lebih dari cukup," sebutnya.
Selain sidak, Misdiono berharap agar seluruh tenaga pengajar pada tahun 2015 dapat lebih meningkatkan kinerjanya dalam proses belajar mengajar. "Karena pendidikan pada hakekatnya adalah usaha memanusiakan manusia, sebab pendidikan amat strategis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan sangat diperlukan guna meningkatkan mutu anak bangsa secara menyeluruh," jelasnya.
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Peningkatan mutu pendidikan ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia yang terlibat dalam proses pendidikan.
Menurut Misdiono, guru merupakan salah satu faktor penentu tinggi rendahnya mutu hasil pendidikan dan mempunyai posisi strategis maka setiap usaha peningkatan mutu pendidikan perlu memberikan perhatian besar kepada peningkatan guru baik dalam segi jumlah maupun mutunya.
"Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan sangat ditentukan oleh kesiapan guru dalam mempersiapkan peserta didiknya melalui kegiatan belajar mengajar. Namun demikian posisi strategis guru untuk meningkatkan mutu hasil pendidikan sangat dipengaruhi oleh kemampuan profesional guru dan mutu kinerjanya," tandasnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kejari Dumai Musnahkan Barang Bukti Hasil Penanganan Perkara 2017
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Lingkungan
Ratusan Anggota TNI-Polri Bersih-bersih Kampung Dalam Dumai
-
Hukrim
Penjual Martabak Tewas Mengenaskan Dalam Ruko di Dumai

