- Home
- Pendidikan
- Pelajar Dumai dan Meranti Pemanang Darmasiswa Chevron 2014
Pelajar Dumai dan Meranti Pemanang Darmasiswa Chevron 2014
Rabu, 30 April 2014 18:42 WIB
PEKANBARU - Tahun ini, kembali siswa daerah menunjukkan kemampuannya di bidang akademis dengan mengungguli DCR 2014. Setelah tahun lalu, siswa dari Rokan Hilir, tahun ini siswa dari Dumai dan Meranti menjadi jawara di DCR 2014.
Erica Chandra dari SMA Santo Tarcisius Dumai dan M. Rafi Syahputra dari SMAN 1 Tebing Tinggi Kepulauan Meranti berhak menyandang predikat juara dalam DCR ke-14 tahun 2014 dengan mengungguli 91 siswa berprestasi lainnya.
Terpilihnya, Erica Chandra dan Rafi Syahputra setelah melalui berbagai test yang diujikan oleh PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) sebelumnya dan CPI mengumumkan peringkat 1, 2, 3 dan 4 pemenang Darmasiswa Chevron Riau (DCR) 2014, dalam acara inagurasi DCR 2014 yang dilaksanakan di Rumbai Country Club (RCC) Rabu (30/4/14).
Turut hadir dalam acara ini Kepala SKK Migas Sumbagut, Kepala Biro Kesra Kantor Gubernur Riau, Rektor Universitas Riau, orang tua dan guru peserta DCR 2014 serta alumni DCR.Dalam sambutannya President Direktur CPI, Albert Simanjuntak, menjelaskan bahwa Chevron meyakini pendidikan merupakan jembatan menuju peningkatan kualitas dan kesejahteraan hidup masyarakat.
“Sebagai mitra pemerintah Indonesia dalam menyediakan energi, selama puluhan tahun kami berjuang untuk menjadi yang terbaik dalam operasi perusahaan maupun kegiatan-kegiatan pengembangan masyarakat dimana kami beroperasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Chevron berupaya menyelaraskan program-program pengembangan msyarakatnya dengan program pemerintah sehingga saling melengkapi dan bukan menggantikan peran pemerintah.
Berdasarkan hasil tes akademik yang dilaksanakan pada hari Selasa, 29 April 2014 di Kampus Politeknik Caltex Riau. Panitian DCR 2014 menetapkan 10 peserta yang berhasil menduduki juara 1, 2 dan 3.
Untuk peringkat 1 adalah Erica Chandra dari SMA Santo Tarcisius Dumai, M. Rafi Syahputra dari SMAN 1 Tebing Tinggi Kepulauan Meranti. Untuk peringkat 2 Hairatunnisa’ dari MAN 2 Model Pekanbaru, Rahmi Khalida dari SMA Plus Provinsi Riau Pekanbaru dan Kevin Fan SMAS Dharma Loka Pekanbaru.
Untuk peringkat 3 adalah Cristian Angga dari SMAN 8 Pekanbaru, Fajri Al-Furqan dari SMA Al-Ittihad Pekanbaru, Chelvin Romaretho S dari SMAN 8 Pekanbaru, Farhan Reza Gumay dari SMAN 8 Pekanbaru dan Arief Wicaksono dari SMAN 1 Tualang Siak.
Karo Kesra Pemprov Riau yang mewakili Gubernur Riau mengatakan bahwa Pemerintah wilayah Provinsi Riau menyampaikan terima kasih atas kepedulian CPI pada dunia pendidikan di Riau. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dan perlu terus dikembangkan.
"Oleh karena itu, menurut Gubernur Riau mendukung upaya Chevron dalam meningkatkan kualitas SDM melalui program DCR tersebut,” ujar Gubernur Riau, Annas Ma’mun, dalam sambutan terltulis yang dibacakan Kepala Biro Kesra Kantor Gubernur Riau, Ashari Khaidir.
Kepala SKK Migas Sumbagut menuturkan bahwa dalam menjalankan tugas negara untuk memproduksi minyak di Provinsi Riau, Chevron tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasinya. DCR merupakan salah satu wujud nyata kepedulian Chevron dalam meningkatkan kualitas SDM di Riau.
Program Darmasiswa Chevron Riau (DCR) adalah bantuan dana pendidikan Chevron bagi pelajar berprestasi tingkat SLTA di seluruh Riau untuk meneruskan studi ke perguruan tinggi.
Mulai tahun 2014, penerima beasiswa DCR kini bertambah menjadi 100 orang yang sebelumnya berjumlah 60 orang. Khusus untuk tahun 2014, jumlah pemenangnya 101 siswa karena ada 2 siswa di Kabupaten Kampar yang memiliki nilai kembar.
Hingga tahun ini, program yang digulirkan Chevron sejak tahun 2001 ini memberikan manfaat kepada 841 putra-putri terbaik Riau. Sebanyak 500 alumni DCR saat ini telah menyelesaikan studi S1 dan memiliki karir di berbagai instansi terkemuka, baik pemerintah, swasta, perusahaan nasional maupun multinasional.
Banyak dari alumni DCR yang telah lulus dari perguruan tinggi baik di dalam maupun luar Riau kembali untuk mengabdi dan mengembangkan daerah masing-masing.
Salah satu pemenang peringkat I 593 2014, Erica Chandra dari SMA Santo Tarcisius mengungkapkan perasaannya ketika mampu menjadi jawara di DCR 2014. Menurutnya, prestasi ini sangat membanggakan bagi keluarganya, sekolahnya dan daerah dimana ia berasal.
"Pasti rasanya luar biasa. Karena saya ingin mendapatkan beasiswa ini dari kelas X dan kepala sekolah mendukung. Saya kemudian berjuang untuk itu. Rupanya, Tuhan melihat perjuangan itu dan tidak menyia-nyiakan perjuangan saya," kata Erica," katanya.
Disinggung mengenai rencananya untuk meneruskan jenjang pendidikannya, Erica menyatakan bahwa dirinya ingin melanjutkan pendidikan ke Unpad Bandung. Ia ingin mengambil jurusan kedokteran gigi.
Prestasi yang pernah diraih oleh putri pasangan Eddy Chandra dan Fifi Yanti ini adalah ikut debat lomba bahasa inggris dan mendapatkan juara 1 di Dumai dan di Pekanbaru juara 2.
Sementara, Jawara pemegang peringkat I DCR 2014 lainnya, Muhammad Rafi Syahputra dari SMA 1 Tebing Tinggi Kepulauan Meranti mengatakan bahwa dengan beasiswa dari Chevron Pacifik Indonesia ini akan dapat meringankan beban orangtuanya.
"Rasanya bangga sekali karena saya membawa nama Meranti sekaligus dapat meringankan beban orangtua," terangnya. Siswa yang pernah meraih juara debat bahasa Ingris ini sebelum berlaga di DCR sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari.
Target awalnya masuk 10 besar namun karena ada motvasi keluarga, Rafi menjadi bersemangat menjalani semua test yang akhirnya mengantarkannya menjadi peringkat I DCR 2014. Ditanya pendidikan selanjutnya, Rafi ingin kuliah di kedokteran UR.***(rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

