• Home
  • Pendidikan
  • Pelajar SMPN 1 Mempura Siak Ikuti Kongres Pencarian Peneliti Muda Asean

Pelajar SMPN 1 Mempura Siak Ikuti Kongres Pencarian Peneliti Muda Asean

Arif Rahim Rabu, 28 Februari 2018 20:04 WIB
SIAK - Kedua kalinya, SMPN 1 Mempura, Kabupaten Siak, mengikuti kongres regional ke-11 pencarian peneliti muda Asean, di Penang Malaysia. Tahun ini mengangkat tema kreatifitas pemuda untuk pembangunan berkelanjutan.

Dalam event tersebut peneliti muda asal SMPN 1 Mempura ikut serta sebagai perwakilan Indonesia dan dari 2 sekolah lainnya yaitu SMP IT Amalina Tangerang Banten serta SMA 2 Situbondo.

Siswa SMPN 1 Mempura mempresentasikan hasil penelitian berjudul "The Effect of Sugar Concentration for Quality of Organolepptyc Rosella Syrup" atau pengaruh konsentrasi gula terhadap mutu organoleptik sirup rosela, di bawah bimbingan guru Edi Syahputra SPd dan kepala SMPN 1 Mempura Winda Harniati MPd.

Event 2 tahun sekali ini ditaja oleh organisasi di bawah Kementrian Pendidikan se-ASEAN (Seameo Recsam) yang khusus membidangi Pendidikan IPA dan Matematika. Sementara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy sebagai President of Seameo Council.

Acara tersebut dilaksanakan dari tanggal 26 Februari sampai 3 Maret 2018 yang di ikuti oleh para peneliti muda dari 11 negara Asean. Tim juri berasal dari 3 negara yakni Cina, Profesor DR Luo Xingkai, Rusia, Profesor DR Fishman Alexander dan Turki, Profesor DR Bulent Cavas.

Fokus organisasi ini adalah memungkinkan generasi muda untuk menganalisis masalah saat ini dan menyelidiki solusi potensial. Sehingga mendorong mereka untuk mengembangkan dan menerapkan solusi dari masalah kehidupan sehari-hari.

Saat dihubungi, Winda Harniati mengatakan, ke ikutsertaan kali ini merupakan kali ke 2 bagi SMPN 1 Mempura. Sebelum ini pihaknya mendapat juara harapan 1 pada SSYS ke 10 tahun 2016 yang lalu.

"Tahun ini kami mempresentasikan hasil penelitian dari pengaruh konsentrasi gula terhadap mutu organoleptik (indra manusia) terhadap sirup rosela," sebut Winda dikutip dari goriau.com.

Kami, kata Winda, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Siak  dan PT. BSP, terutama kepada Bupati Siak, yang telah berpartisipasi dan mendukung kami untuk mengikuti kegiatan ini.

Winda diberi kesempatan menyenandungkan syair dan gurindam di hadapan para peneliti muda asean dan undangan dari perwakilan negara - negara asean, dan memberikan tanjak kepada dewan juri sebagai cenderamata dan ajang promosi budaya melayu Siak.

Sementara Edi selaku guru pembimbing, meminta doa dari seluruh masyarakat Siak, agar perwakilan SMPN 1 Mempura bisa meraih prestasi terbaik sebagai perwakilan bangsa Indonesia khususnya kabupaten Siak.

Edi berharap para peneliti muda dari SMPN 1 Mempura dan sekolah lain di kabupaten Siak untui ikut bersaing dalam ajang rutin pencarian peneliti muda asean ini di masa mendatang dan menjadi perhatian dari dinas pendidikan kabupaten Siak.

Winda juga menyempatkan berkunjung kesekolah kembar SMPN 1 Mempura di Taiping Perak Malaysia, yakni sekolah kebangsaan Kampung Jambu guna berbagi ilmu dalam bengkel seni syair dan gurindam 12 yang mendapat sambutan hangat dari warga sekolah tersebut.

Fokus organisasi ini adalah menggerakan generasi muda untuk menganalisis masalah saat ini dan menyelidiki solusi potensial. Dengan demikian, ini akan mendorong mereka untuk mengembangkan dan menerapkan solusi dari masalah kehidupan sehari-hari mereka.

(arf/arf)
Tags Pemkab Siak
Komentar