- Home
- Pendidikan
- Satpol PP Dumai Temukan 32 Main di Warnet saat Sekolah Diliburkan
Satpol PP Dumai Temukan 32 Main di Warnet saat Sekolah Diliburkan
Halloriau.com Selasa, 17 Maret 2020 14:48 WIB
DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai memutuskan meliburkan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah mulai tingkat TK, SD dan SMP sederajat se Kota Dumai sampai 30 Maret 2020 mendatang.
Keputusan tersebut mengacu pada imbauan antisipasi menyebarnya virus Corona atau COVID-19.
Namun, waktu libur sekolah yang seharusnya digunakan untuk mengerjakan tugas sekolah malah disalahgunakan siswa untuk bermain game online di warnet.
Sebanyak 32 pelajar di Dumai kedapatan asik main game online di warung internet, Selasa (17/3/2020).
Mereka kedapatan main di warnet saat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai menggelar razia ke sejumlah Warnet.
Razia dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kota Dumai HR Bambang Wardoyo, SH.
Petugas menjaring anak usia sekolah yang asik bermain game online di warnet Bintang Jalan Jenderal Sudirman dan Warnet i-Cafe Jalan Merdeka Kota Dumai.
Dalam razia, Satpol PP mendapati sebanyak 32 siswa kelas 1 sampai kelas 6 Sekolah Dasar (SD) dari dua warnet tersebut.
Petugas langsung melakukan pendataan seperti mencatat nama, asal sekolah dan alamat rumah. Setelah didata para pelajar diminta bubar dan kembali ke rumahnya masing-masing.
"Selama libur sekolah Satpol PP akan patroli ke warnet. Apabila ada siswa main di warnet akan kami data dan langsung di suruh pulang ke rumah," kata Bambang Wardoyo.
"Kami tegaskan tidak ada penangkapan terhadap siswa. Kami sifatnya hanya mendata dan mengimbau agar pulang ke rumah untuk belajar dan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh gurunya selama belajar di rumah," tegasnya
Patroli ini akan digelar secara rutin selama libur sekolah. Juga untuk menjaga kesehatan sesuai tujuan libur sekolah yaitu mengantisipasi penyebaran virus COVID-19. Tambahnya.
"Diliburkan itu untuk belajar di rumah guna mengantisipasi penyebaran virus Corona. Seharusnya belajar dan diam di rumah untuk mengurangi risiko tertular virus corona, ini malah bergerombol bermain game online," sebut Bambang Wardoyo saat menasehati salah satu pelajar.
Wardoyo mengajak para orang tua agar mengawasi aktivitas anaknya yang sedang dianjurkan untuk belajar di rumah.
"Harusnya para orang tua bisa ikut mengawasi kegiatan anak-anaknya selama diliburkan demi mencegah penyebaran virus Corona bukan untuk bermain apalagi main game online di warnet," pesannya.
Terakhir kepada pengelola warnet, Bambang juga mengingatkan agar tidak menerima siswa yang main di saat jam belajar.
"Tadi pengelola warnet juga kami ingatkan agar tidak menerima siswa yang main di saat jam belajar," pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Sumber : halloriau.com
Tags Pemko DumaiVirus CoronaVirus Covid-19Virus Covid 19
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Dumai Expo 2026, Antara Perayaan Hari Jadi ke-27 dan Dampak Ekonomi Lokal
-
Lingkungan
Konflik Agraria di Jalan Sudirman Dumai Memanas, APRJ Desak BPN dan Pemkot Bertanggung Jawab
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner
-
Tekno
Pemko Dumai Ajak RAPI Perkuat Peran dalam Komunikasi Publik dan Darurat
-
Pendidikan
Wali Kota Dumai Pimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025
-
Traveler
Pawai Obor Idaman Berlangsung Meriah pada Malam Hari Raya Idul Fitri 2025

