Protes Sanksi Penunggak Termin,

Sejak Senin, Mahasiswa Politeknik Kampar Mogok

Rabu, 16 April 2014 14:40 WIB

PEKANBARU - Sejak Senin (14/4/14) kegiatan perkuliahan di Politeknik Kampar atau Polkam di Bangkinang terhenti, menyusul aksi mogok belajar sekitar 300 mahasiswa sebagai bentuk protes atas perubahan kebijakan Yayasan Datok Tabano, pengelola Polkam, terkait pembayaran termin.

“Sekarang ini kegiatan kuliah masih terhenti. Kami mogok belajar sejak Senin kemarin sebagai bentuk protes kebijakan pembayaran termin yang memberatkan mahasiswa,” ujar Hendra, Ketua Jurusan Teknin Pengelolaan Sawit Polkam, Rabu (16/4/14). 

Dijelaskan Hendra, sejak setahun terakhir diterapkan sanksi tegas bagi mahasiswa yang menunggak pembayaran termin biaya kuliah. Rinciannya termin I Rp1,5 juta harus dibayar sebelum pelaksanaan ujian tengah semester atau UTS. 

Kemudian termin II Rp1,5 juta harus lunas sebelum paksanaan Ujian Akhis Semester (UAS) dan termin III Rp1 juta. 

Belakangan diberlakukan sanksi larangan ikut ujian bagi mahasiswa yang terlambat membayar biaya kuliah termin-termin tersebut. Dampaknya, Sekitar 20 mahasiswa kini terancam dro out karena sanksi tersebut. 

Dikatakan Hendra, para mahasiswa akan terus mogok belajar sampai pihak yayasan merubah kebijakan yang dianggap otoriter tersebut. 

Sementara itu, sampai saat ini belum ada konfirmasi atau penjelasan resmi dari pihak Polkam terkait aksi mogok mahasiswa dan kebijakan yang dianggap memberatkan tersebut.***(mad) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar