- Home
- Pendidikan
- Sekko Dumai Terkesan Ogah Jelaskan Persoalan Dana Beasiswa
Sekko Dumai Terkesan Ogah Jelaskan Persoalan Dana Beasiswa
Kamis, 06 Oktober 2016 21:45 WIB
DUMAI - Sekretaris Kota Dumai, Said Mustafa terkesan ogah menemui atau memenuhi permintaaan ratusan mahasiswa yang hadir pada sidang Paripurna RAPBD Perubahan 2016 di Gedung DPRD Kota Dumai, Kamis (6/10/16).
Orang nomor tiga di Pemerintah Kota Dumai, terlihat meninggalkan ruang paripurna meski mahasiswa meminta kepada Walikota Dumai Zulkifli AS dan pimpinan Dewan untuk menahan guna menjelaskan persoalan dana beasiswa.
Said Mustafa lebih memilih keluar dari ruang sidang paripurna bersama beberapa kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kota Dumai, dengan alasan ruangan tidak muat karena mahasiswa masuk semua.
"Kami meminta kepada pimpinan DPRD Dumai dan juga Walikota dapat menahan Sekda Dumai, Kabag Kesra, Kepala Dinas Pendidikan disini, karena mereka yang bertanggung jawab atas semuanya," kata Teguh Hidayat.
Disisi lain seorang mahasiswa yang diketahui namanya Roni Iriandani, menegaskan bagaimana permasalah ini mau selesai jika yang mengelola keuangan daerah kabur dan terkesan tidak mau ambil pusing menyakut dana beasiswa ini.
"Kami menilai orang yang bertanggungjawab sudah tidak ambil pusing masalah ini. Buktinya mereka (Sekda) tidak menggubris permintaan mahasiswa untuk menjelaskan secara rinci masalah dana beasiswa ini," tegasnya.
Pria yang diketahui sebagai mahasiswa Institut Agama Islam Tafqquh Fiddin (IAI TF) Dumai meduga adanya penyelewengan dana beasiswa yang digelontorkan pemerintah daerah melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Dumai.
"Kami sudah tiga tahun enam bulan tidak pernah menerima beasiswa dari Pemko Dumai. Proposal yang kami ajukan juga tidak pernah kembali lagi ketangan. Kalau memang tidak ada kemana proposal itu," tegas Roni.
Dijelaskannya, pihak mahasiswa pernah melakukan audiensi bersama Walikota Dumai dan juga DPRD Dumai terkait permasalahan beasiswa yang telah diajukan, disaat itu dikatakan pimpinan daerah bahwa dana telah dicairkan.
"Kalau sudah cair mana dana beasiswa kami. Dari tahun 2013 hingga 2015 tidak kunjung diterima oleh mahasiswa Dumai. Kami mendugaan sudah ada dugaan penyimpangan di dana beasiswa ini," tegas kata Roni Iriandani.
Disebutkannya juga, mahasiswa yang telah mengajukan proposal baik dari kalangan berprestasi maupun yang kurang mampu sekitar 300 orang setiap tahunnya dari seluruh kampus yang ada di Kota Dumai. Tapi semua itu hanya sebatas mengajukan dan tidak ada dana beasiswa yang diterima mahasiswa.
"Dalam pertemuan dengan Walikota Dumai dan juga anggota DPRD Dumai, mahasiswa di beri janji dan disepakti dengan cara tertulis, pihak Pemko Dumai dan juga DPRD Dumai akan mencari berkas mahasiswa yang telah mengajukan proposal untuk dikembalikan. Tapi mana janjinya itu," katanya.
Diulang Roni lagi, ratusan mahasiswa yang mengajukan proposal bantuan itu mohon kirannya untuk dikembalikan lagi. Karena mahasiswa yang mengajukan proposal belum pernah menerima bantuan beasiswa tersebut dan tidak ingin dana pendidikan itu disalahgunakan.
"Kami minta dikembalikan proposal itu sesuai perjanjian awal. Kami tidak ingin menjadi korban. Jika permasalahan ini tidak ada kejelasan, kita akan kembali dengan membawa massa yang lebih banyak lagi untuk menduduki Kantor DPRD dan Walikota Dumai," tegas Roni, diamini ratusan mahasiswa lainnya.
Sedangkan Walikota Dumai, Zulkifli AS sangat mengapresiasi aspirasi yang disampaikan mahasiswa terkait masalah dana beasiswa tak kunjung cair ini. Pihaknya akan membahas secara serius masalah dana beasiswa ini.
"Berikanlah kami waktu untuk membahas secara serius masalah ini. Kami sangat mendukung dunia pendidikan. Kami akan bekerja secara maksimal mengenai masalah dana beasiswa bantuan kepada mahasiswa Dumai," jelasnya.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
63 Mahasiswa Penerima Beasiswa Riau Dilatih Fotografi dan Videografi
-
Bengkalis
Pj Bupati Bengkalis Tandatangani Pengumuman Penyediaan Biaya Pendidikan Bagi Mahasiswa
-
Pendidikan
Kementerian Kominfo Membukan Beasiswa Program S2 Tahun 2018
-
Pendidikan
RAPP dan Tanoto Foundation Sediakan Beasiswa untuk Putra Putri Pulau Padang ke Yogyakarta dan Bandung
-
Pendidikan
10 Cara Siasati Biaya Sekolah yang Makin Mahal
-
Pendidikan
80 Mahasiswa Dapat Beasiswa Pendidikan dari PT RAPP

