• Home
  • Pendidikan
  • Walikota Pekanbaru Prihatin Ekskul Agama Kurang Diminati

Walikota Pekanbaru Prihatin Ekskul Agama Kurang Diminati

Minggu, 05 April 2015 15:23 WIB
PEKANBARU - Pelajaran agama terkesan makin ditinggalkan dibanding pelajaran ilmu pasti, teknologi dan bahasa. Sebagian orang tua lebih memilih anaknya mengambil ekstra kurikuler lain dibanding agama.

Kondisi demikian membuat Wali Kota Pekanbaru, Provinsi Riau H Firdaus mengungkapkan rasa keprihatinannya. 

"Para orangtua lebih cenderung memasukkan anak mereka belajar ilmu pasti dan teknologi sebagai ektrakurikuler ," kata H.Firdaus, Minggu, usai membuka pelatihan bagi para guru, Madrasah se-Pekanbaru.

Ia menuturkan data menunjukkan dari 365 Sekolah Dasar (SD) yang ada di Pekanbaru, hanya 30 ribuan saja muridnya yang  mengikuti pelajaran keagamaan. Sementara murid  SD ada seratusan ribu.

"Sekitar 70 ribuan lebih murid SD di Pekanbaru tidak memilih pelajaran agama sebagai ekstrakurikuler," katanya.

Walau disekolah ada mata pelajaran agama, namun itu terbatas karena hanya disajika dua jam saja.

"Sementara ilmu umum selain dipelajari lebih lama, diluar jam sekolah juga masih ditambahkan melalui les yang diberikan," paparnya.

Padahal sumber dari segala ilmu itu adalah agama. Menurut dia, hal ini menjadi sebuah Pekerjaan Rumah (PR) baginya bagaimana agar generasi bangsa khususnya warga diwilahnya akan dibagun jika para orang tua tidak beminat memasukkan anak mereka untuk mempelajari agama.

Sementara  pendekatan  masyarakat metropolitan yang madani sesuai visi Pekanbaru, serta generasi Indonesia yang berkarakter, akan lebih mudah dilakukan melalui ilmu agama sejak anak berada di Sekolah Dasar.

(rdk/ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar