• Home
  • Politik
  • 48 Balon Kepala Daerah Ikuti Fit And Propertest di DPP PDIP

48 Balon Kepala Daerah Ikuti Fit And Propertest di DPP PDIP

Kamis, 28 Mei 2015 16:31 WIB
PEKANBARU - Sebanyak 48 orang bakal calon kepala daerah yang sudah mendaftar ke PDI Perjuangan, hari ini sampai besok mengikuti fit and propertest (uji kepatutan dan kelayakan)‎ di DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung, Jakarta. 

"Ada 48 dari 73 orang yang lulus tes wawancara DPD PDI Perjuangan Riau‎ mengikuti fit and propertest di DPP," kata Kordias Pasaribu, Ketua DPD PDI Perjuangan Riau kepada riauterkinicom via telfon, Kamis (28/05/15). 

Selain dari kader sendiri, terdapat juga nama-nama kepala daerah incumbent yang kembali akan mengikuti pemilihan kepala daerah di wilayahnya untuk periode kedua.‎ 

‎"Materi yang di tes berkaitan dengan wawasan kebangsaan, pemahamannya terhadap ideologi partai, komitmennya terhadap partai, nilai-nilai juang perjuangan, psikotes, kepemimpinannya seperti apa. Itu gambaran tes yang akan diuji kepada bakal calon kepala daerah," ungkapnya.‎ 

Anggota Komisi A DPRD Riau ini belum bisa memastikan, kapan hasil fit and propertest tersebut bakal dikeluarkan DPP. Menurutnya, hal itu merupakan kewenangan dan hak dari DPP PDI Perjuangan. 

"Bagi bakal calon kepala daerah yang dulunya mengikuti tes wawancara tapi tidak bisa mengikuti fit and propertest, bukannya tidak layak direkomkan, tapi waktu itu banyak persyaratan administrasi yang tidak mereka penuhi," ujarnya.‎ 

Anggota dewan dari daerah pemilihan Kota Pekanbaru ini menegaskan, tidak tertutup kemungkinan juga nantinya, kader PDI Perjuangan bakal menjadi orang nomor dua. ‎Semua itu sebutnya, tergantung keputusan DPP PDI Perjuangan. 

Sebagai data tambahan, tahun ini ada sembilan kabupaten/kota yang mengikuti pemilihan kepala daerah tahun ini. Kesembilan daerah tersebut yakni, Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Pelalawan, Kuansing, Inderagiri Hulu, Kepulauan Meranti, Bengkalis dan Kota Dumai. 

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pilkada
Komentar