956 Personel Polres Kampar Amankan Pileg 2014
Senin, 07 April 2014 15:54 WIB
BANGKING - Pemkab Kampar berupaya supaya Pemilihan Legislatif (Pileg) di lima desa di Tapung Hulu berlangsung aman dan sukses. Lantaran itu, personel pengamanan di Desa Rimbo Makmur, Rimbo Jaya, Muara Intan, Intan Jaya dan Tanah Datar itupun ditambah.
Tak hanya personel polisi Polres Kampar, pasukan Brimob dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga disiagakan di sana. Tak berlebihan jika Pemkab Kampar mengupayakan rasa aman di sana. Sebab beberapa hari jelang Pileg, isu tentang upaya oknum tertentu mengajak warga untuk Golput dan bahkan berupaya menggagalkan Pileg di sana, meluncur deras.
“Sampai sekarang, situasi di sana sangat kondusif. Tapi tetap saja kita musti menambah tenaga ekstra di sana. Biar warga kita yang ada di lima desa itu benar-benar merasa nyaman saat menggunakan hak pilihnya,” kata Bupati Kampar Jefry Noer saat memimpin apel pengamanan Pileg 2014 di halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kampar di Bangkinang Senin (7/4/14).
Sebagai pasukan yang membantu personel polisi, Jefry berharap supaya anggota Satpol PP yang ditugasi mengamankan Pemilu benar-benar bisa berkoordinasi. “Ikuti perintah, jangan bekerja dengan selera masing-masing. Yang paling penting, jangan sampai terjadi hal-hal yang tak diinginkan saat pengamanan dan pencoblosan,” pinta Jefry. “Mari kita sukseskan Pileg ini. Jangan pula ada keluarga Satpol PP yang tak ikut menggunakan hak suaranya,” tambah Jefry.
Kasatpol PP Kampar Syafruddin merinci, ada 417 anggotanya yang diturunkan mengamankan Pileg. Khusus di lima desa, anggota Satpol PP yang diturunkan mencapai 40 orang. “Selebihnya kita sebar di seluruh kecamatan. Ada juga yang di perkantoran,” katanya.
Sejak Senin (7/4/14) anggota Satpol PP itu sudah menyebar ke titik-titik yang sudah ditentukan. “Tapi untuk ke lima desa baru akan kita kirim besok (Selasa-8-4-14-red),” ujar lelaki 54 tahun ini.
Jumlah personil polisi yang terjun mengamankan Pileg di wilayah Kabupaten Kampar justru lebih besar. Mencapai 539 person. Ada 90 orang yang berasal dari Pekanbaru. Sebanyak 30 orang personil Brimob, sisanya Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Riau. “Personil mobile juga ada. Pasukan Sabhara 20 orang dan Brimob 30 orang,” rinci Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Kampar Kompol M Harahap.
Harahap cerita, dari seluruh kawasan obejk pengamanan, ada dua kawasan yang tergolong rawan. Kawasan Kampar Kiri Hulu dan lima desa yang ada di Tapung Hulu. “Untuk kawasan semacam ini, personil kita tambah. Bisa jadi 2 personil per Tempat Pemungutan Suara (TPS) meski biasanya 4-5 TPS itu hanya dikawal oleh seorang polisi,” katanya.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

