Cakada Dumai Abdul Kasim-Nuraini: Jadikan Pilkada Sebagai Ajang Silahturahmi!
Minggu, 29 November 2015 21:01 WIB
DUMAI - Calon Walikota Dumai nomor urut 4, Abdul Kasim, mengingatkan kepada masyarakat Kota Dumai agar tidak terpecah belah dan permusuhan hanya gara-gara pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Bila hal itu terjadi jelas merugikan masyarakat sendiri.
"Dalam setiap pesta demokrasi memang diberikan kebebasan kepada setiap warga masyarakat untuk menentukan pilihannya. Karena itu, kita harus menghargai pilihan orang lain yang berbeda dengan pilihan kita. Intinya, jangan gara-gara Pilkada kita bermusuhan," ujarnya.
Calon Walikota Dumai yang diusung PAN, PBB, dan PKPI, serta didukung PPP dan Partai Perindo itu selalu mengingatkan dan mewanti-wanti warganya dalam setiap kesempatan pertemuan pada acara kampanye dialogis yang dilaksanakan di berbagai kelurahan.
Menurutnya, pihaknya menjadikan Pilkada Dumai pada 9 Desember 2015 ini sebagai pilkada silaturrahmi, yang dapat menajadi ajang tatap muka dan saling mengutarakan pendapat tentang tekad bersama untuk menjadikan Dumai lebih baik lagi di masa akan datang.
"Jangan gara-gara Pilkada ini kita tak saling tegur sapa dengan tetangga. Jangan pula kita mengorbankan persahaban yang sudah terbina sejak lama, gara-gara tak sehaluan. Pilkada ini hanya sekali dalam lima tahun, tapi persabatan adalah hal yang tetap harus terjalin sepanjang masa," ujarnya.
Politisi PAN yang pernah mengemban jabatan anggota dewan selama tiga periode ini meyakini semua calon adalah putra-putra daerah yang terbaik, yang memiliki tekad dan komitmen untuk memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat.
Karena itu, kata dia, anggota masyarakat diberikan hak dan kebebasan dalam menentukan pilihannya, sesuai dengan hati nuraninya. Mereka harus memiliki keyakinan bahwa calon yang dipilih itu adalah sosok pasangan yang mampu dan layak untuk mengemban amanah sebagaimana tekad dan komitmennya sejak mulai pencalonan.
"Bagi saya sebagai calon wali kota dan Ibu Nuraini sebagai calon wakil wali kota, jadi tak jadi, kami akan tetap tinggal di Dumai. Sebagai anak jati Dumai, alangkah ruginya kami bila terjadi permusuhan di masyarakat, gara-gara Pilkada," kata Abdul Kasim.
Begitu juga dengan Calon Wakil Walikota Dumai Nuraini, SE. Dirinya juga berspendapat dengan apa yang disampaikan Abdul Kasim. Jangan gara-garan Pilkada Kota Dumai, seluruh masyarakat terjadi perpecahan dan permusuhan yang ujung-ujungnya menyengsarakan masyarakat itu sendiri.
"Pokoknya jangan sampai Pesta demokrasi rakyat ini ternodai dengan permusuhan atau perpecahan dengan gara-gara menentukan pilihan. Marilah kita jadikan Pilkada ini sebagai ajang silahturahmi dan hargai setiap pilihan orang lain sesuai hati nuraininya," pungkasnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih Lewat Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
-
Politik
Bawaslu Bengkalis Uji Petik Sejumlah Data Pemilih 2021
-
Politik
Hasil Pleno KPU Dumai, Paisal-Amris Pemenang Pilkada Dumai
-
Politik
Kapolda Riau Minta Penyelenggaraan Pilkada Kedepankan Prokes Covid-19

