Calon Incumben Tak Lulus jadi Komisioner KPU Dumai
Selasa, 04 Maret 2014 11:00 WIB
DUMAI- Tidak ada seorang pun incumben yang lulus ke dalam lima besar KPU Dumai periode 2014-2019. Keputusan tersebut berdasarkan hasil uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan KPU Riau.
Sekretraiat KPU Dumai, Zahedi kepada media ini, Selasa (4/3/14) membenarkan bahwa tidak ada seorang pun incumben yang lulus ke dalam lima besar KPU Dumai periode 2014-2019. Adapun lima nama Komisioner KPU Dumai yang akan dilantik, Rabu (5/3/14) besok, adalah Edi Indra, Darwis, Ruslan Abdul Gani, Siti Khodijah dan Kurnia Ningsih.
Kelima nama tersebut berdasarkan saringan dari 10 calon Komisioner KPU Dumai. 10 nama calon yang ikut fit and propertest adalah Darwis, Robbi Aslam, Rozali Rahman, Kurnia Ningsih, Edi Indra, Jumilah, Ahmad Rasyid (incumben), Siti Khadijah, Ruslan Abdul Gani, dan Eddy Bessuki Samito.
Sedangkan incumben yang mengikuti tahapan tes sejak awal adalah Wan Akhyar, Lis Afrida dan Ahmad Rasyid. Wan Akhyar dan Lis Afrida hanya mampu bersaing hingga 20 besar, sementara Ahmad Rasyid terhenti langkahnya saat menentukan lima besar.
Usai diadakan pelantikan Rabu (5/2/14) besok, di Hotel Grandcokro, Pekanbaru pukul 14.00 WIB, komisioner baru itu langsung mengikuti Bimtek.
Sementara pihaknya tetap mempersiapkan fasilitas untuk komisioner baru sebagaimana biasanya. Untuk kantor, KPU Dumai tetap menempati gedung lama atau sekretariat KONI Kota Dumai.
"Wacana pindah ke kantor baru ada, tapi butuh persiapan lama. Kita sudah ajukan renovasi gedung dengan nilai Rp 200 juta. Maklum, gedung itu sudah empat tahun tidak digunakan, sedangkan fasilitasnya belum jelas pula. Sementara kita tetap stay di sini," ujarnya.
Selain mempersiapkan fasilitas ruangan, sekretariat juga memastikan fasilitas kendaraan dinas. Adapun kendaraan yang tersedia adalah satu unit Nissan Terano, satu unit Daihatsu Xenia, satu unit Toyota Kijang Super.
Lebih lanjut ia mengatakan, Nissan Terano selama ini digunakan oleh ketua KPU Dumai. Untuk selanjutnya, ketua terpilih nanti juga bakal menggunakan Nissan Terano.***(adi)
Sekretraiat KPU Dumai, Zahedi kepada media ini, Selasa (4/3/14) membenarkan bahwa tidak ada seorang pun incumben yang lulus ke dalam lima besar KPU Dumai periode 2014-2019. Adapun lima nama Komisioner KPU Dumai yang akan dilantik, Rabu (5/3/14) besok, adalah Edi Indra, Darwis, Ruslan Abdul Gani, Siti Khodijah dan Kurnia Ningsih.
Kelima nama tersebut berdasarkan saringan dari 10 calon Komisioner KPU Dumai. 10 nama calon yang ikut fit and propertest adalah Darwis, Robbi Aslam, Rozali Rahman, Kurnia Ningsih, Edi Indra, Jumilah, Ahmad Rasyid (incumben), Siti Khadijah, Ruslan Abdul Gani, dan Eddy Bessuki Samito.
Sedangkan incumben yang mengikuti tahapan tes sejak awal adalah Wan Akhyar, Lis Afrida dan Ahmad Rasyid. Wan Akhyar dan Lis Afrida hanya mampu bersaing hingga 20 besar, sementara Ahmad Rasyid terhenti langkahnya saat menentukan lima besar.
Usai diadakan pelantikan Rabu (5/2/14) besok, di Hotel Grandcokro, Pekanbaru pukul 14.00 WIB, komisioner baru itu langsung mengikuti Bimtek.
Sementara pihaknya tetap mempersiapkan fasilitas untuk komisioner baru sebagaimana biasanya. Untuk kantor, KPU Dumai tetap menempati gedung lama atau sekretariat KONI Kota Dumai.
"Wacana pindah ke kantor baru ada, tapi butuh persiapan lama. Kita sudah ajukan renovasi gedung dengan nilai Rp 200 juta. Maklum, gedung itu sudah empat tahun tidak digunakan, sedangkan fasilitasnya belum jelas pula. Sementara kita tetap stay di sini," ujarnya.
Selain mempersiapkan fasilitas ruangan, sekretariat juga memastikan fasilitas kendaraan dinas. Adapun kendaraan yang tersedia adalah satu unit Nissan Terano, satu unit Daihatsu Xenia, satu unit Toyota Kijang Super.
Lebih lanjut ia mengatakan, Nissan Terano selama ini digunakan oleh ketua KPU Dumai. Untuk selanjutnya, ketua terpilih nanti juga bakal menggunakan Nissan Terano.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

