• Home
  • Sosial
  • Minta Hujan, Pemkab Rohil Gelar Sholat Istisqa dan Atib Togak

Minta Hujan, Pemkab Rohil Gelar Sholat Istisqa dan Atib Togak

Selasa, 04 Maret 2014 11:03 WIB

BAGANSIAPIAPI - Pemkab Rokan Hilir bersama masyarakat menggelar Sholat Istisqa dan Atib Togak. Kedua kegiatan tersebut untuk meminta hujan. Saat rakaat kedua, gerimis datang. 

Pelaksanaan, Selasa (4/3/14), di lapangan Porteba, Bagansiapiapi, diikuti Bupati Suyatno, pejabat, khalifah dan masyarakat, mulai pukul 08.00 WIB, diimami oleh Khalifah Syukur. 

Bupati Rokan Hilir Suyatno dalam sambutannya menyebutkan, beberapa hari terakhir cuaca di Rokan Hilir tidak bersahabat. 

"Tidak bersahabat dalam artian, kabut asap yang melanda Provinsi Riau, terutama Rokan Hilir, sampai laporan semalam yang saya terima, ada empat kecamatan, saya tidak sebutkan kecamatan mana yang kabutnya luar biasa sekali," katanya. 

Makanya, hari itu, di Provinsi Riau, secara keseluruhan, kabupaten/kota yang ada, melaksanakan Sholat Istisqa, mohon turun hujan, bermohon kepada Allah SWT, agar, Rokan Hilir, diturunkan hujan. 

"Inilah maksud dan tujuan kita melaksanakan, Sholat Istisqa, pada hari ini," jelasnya.

Sementara itu, Khatib Suhaimi, mengatakan dalam khutbahnya, ketika kegalauan dan kegundahan menerpa umat manusia, dengan asap demikian pekat, tebal, keringnya sumur-sumur, ladang-ladang, semua tanaman tandus, hari itu berkumpul, mengharapkan keberkahan Allah SWT, memberikan kasih sayang. 

Sebelum sholat dimulai, Ketua MUI Rohil Wan Ahmad Saiful, menjelaskan khafiat sholat, sembari menjelaskan, sholat sunat itu, bermohon kepada Allah, SWT, meminta hujan, dua rakaat, sama dengan sholat sunat Idul Fitri dan Idul Adha. 

Bedanya, untuk khatib, khatib Idul Fitri dan Idul Adha membaca takbir, pada khotbah pertama lima kali, shalat Istisqa, ditukar dengan Astiqfirullah, sembilan kali. Pada khotbah kedua, Idul Fitri, Idul Adha lima kali, takbir, shalat Istisqa diganti dengan Astaqfirullah, tujuh kali. 

"Nanti khatib setelah dia menghadap kiblat, bertukar, dilakukan oleh Rasulullah, Muhammad SAW, tapi sorbannya, dialihkan dari kanan ke kiri, kiri ke kanan, dan dibalikkannya, serban itu," jelasnya. 

Saat rakaat kedua, hujan mulai rintik, sampai habis khatib berkutbah, rintikan hujan itu semakin membesar, namun kemudian gerimis tersebut berhenti.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar