Cawagubri Agus Terima Informasi Pelanggaran Pilgubri di Perbatasan
Rabu, 27 November 2013 12:19 WIB
DUMAI - Cawagubri Agus Widayat yang berpasangan dengan Cagubri Herman Abdulah, mengaku sudah menerima laporan adanya pelanggaran pada Pilgubri putara kedua ini di daerah perbatasan Dumai-Sinaboi Rokan Hilir. Namun, semua itu baru sebatas informasi dan bukti konkritnya belum ada.
"Ada pada daerah pinggiran bentuk pelanggaran seperti serangan fajar, tapi kita lihat tak ketemu. Ada pemberian sembako dan untuk money politik, tapi belum terbukti. Sejauh ini pelanggaran baru sebatas informasi dan keakuratannya masih kita tindak lanjuti," Agus Widayat, Rabu (27/11/13).
Dikatakan Agus Widayat, informasi pelanggaran pilkada itu secara langsung disampaikan Ketua RT di Kelurahan Batu Tritip, Kecamatan Sungai Sembilan melalui telpon selulernya. Pelanggaran itu sendiri, informasinya sudah dilaporkan Ketua RT setempat ke pihak kelurahan untuk di proses.
"Informasi itu sangat berati bagi saya. Makanya, saya juga akan ke Polres Dumai, untuk mengkordinasikan atas informasi seperti yang disampaikan ketua RT di Kelurahan Batu Tritip tersebut," ungkap Agus Widayat usai melakukan pencoblosan di TPS 15, Kelurahan Bukit Datuk.
Tidak hanya itu saja, Agus Widayat sendiri sudah melakukan kordinasi via telpon selulernya kepada pihak Panwaslu Kota Dumai, namun telponnya tidak diangkat. "Saya mencoba menghubungi pihak Panwaslu Dumai tidak kujung diangkat. Padahal saya mau mempertanyakan informasi itu," ujarnya.
Dikatakan Agus Widayat, dengan adanya penemuan laporan itu pihaknya tetap akan memberikan imbalan uang sebanyak Rp2,5 juta. Tapi, semua itu akan diberikan kepada penemu pelanggaran pilkada sesuai bukti konkritnya.
"Bagi siapa saja yang menemukan pelanggaran tetap akan diberikan uang sesuai janji saya. Tapi ingat, imbalan itu kita berikan sesuai bukti nyata atas pelanggaran yang terjadi dilapangan," tegas Cawagubri Agus Widayat kepada awak media di Dumai.
Putaran kedua pilgubri kali ini, Agus Widayat mengaku pasrah kepada yang maha kuasa atas apapun keputusan dan hasil nantinya. Sebab, apapun hasilnya itu semua sudah keputusan yang harus dijunjung tinggi.
"Kita serahkan semua kepada yang diatas (Allah SWT), namun saya berharap masyarakat jangan mensia-siakan hak suara suaranya, dan gunakan sebaik mungkin dalam menentukan pemimpin Riau kedepan lebih baik lagi," pungkas Agus Widayat.***(saf)
"Ada pada daerah pinggiran bentuk pelanggaran seperti serangan fajar, tapi kita lihat tak ketemu. Ada pemberian sembako dan untuk money politik, tapi belum terbukti. Sejauh ini pelanggaran baru sebatas informasi dan keakuratannya masih kita tindak lanjuti," Agus Widayat, Rabu (27/11/13).
Dikatakan Agus Widayat, informasi pelanggaran pilkada itu secara langsung disampaikan Ketua RT di Kelurahan Batu Tritip, Kecamatan Sungai Sembilan melalui telpon selulernya. Pelanggaran itu sendiri, informasinya sudah dilaporkan Ketua RT setempat ke pihak kelurahan untuk di proses.
"Informasi itu sangat berati bagi saya. Makanya, saya juga akan ke Polres Dumai, untuk mengkordinasikan atas informasi seperti yang disampaikan ketua RT di Kelurahan Batu Tritip tersebut," ungkap Agus Widayat usai melakukan pencoblosan di TPS 15, Kelurahan Bukit Datuk.
Tidak hanya itu saja, Agus Widayat sendiri sudah melakukan kordinasi via telpon selulernya kepada pihak Panwaslu Kota Dumai, namun telponnya tidak diangkat. "Saya mencoba menghubungi pihak Panwaslu Dumai tidak kujung diangkat. Padahal saya mau mempertanyakan informasi itu," ujarnya.
Dikatakan Agus Widayat, dengan adanya penemuan laporan itu pihaknya tetap akan memberikan imbalan uang sebanyak Rp2,5 juta. Tapi, semua itu akan diberikan kepada penemu pelanggaran pilkada sesuai bukti konkritnya.
"Bagi siapa saja yang menemukan pelanggaran tetap akan diberikan uang sesuai janji saya. Tapi ingat, imbalan itu kita berikan sesuai bukti nyata atas pelanggaran yang terjadi dilapangan," tegas Cawagubri Agus Widayat kepada awak media di Dumai.
Putaran kedua pilgubri kali ini, Agus Widayat mengaku pasrah kepada yang maha kuasa atas apapun keputusan dan hasil nantinya. Sebab, apapun hasilnya itu semua sudah keputusan yang harus dijunjung tinggi.
"Kita serahkan semua kepada yang diatas (Allah SWT), namun saya berharap masyarakat jangan mensia-siakan hak suara suaranya, dan gunakan sebaik mungkin dalam menentukan pemimpin Riau kedepan lebih baik lagi," pungkas Agus Widayat.***(saf)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

