Pilgubri di Rohul Surat Suara Telat dan Bilik Suara dari Kardus
Rabu, 27 November 2013 13:03 WIB
PASIRPANGARAIAN - Pada pelaksanaan Pilkada Riau putaran dua, Rabu (27/11/2013), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Rokan Hulu menemukan ada surat suara terlambat datang di TPS 6 Kecamatan Tambusai Utara. Masih di kecamatan sama, di TPS 11 juga ditemukan ada bilik suara dari kardus.
"Soal surat suara yang terlambat itu tidak masalah lagi, sebab sudah didistribusikan pukul sembilan pagi tadi. Untuk bilik suara dari kardus, memang DPT itu tinggi, makanya mereka menambah satu lagi bilik suara dari kardus," kata Ketua Panwaslu Rohul Suherman S.Ag kepada riauterkinicom, Rabu siang.
Untuk kedua masalah tersebut, jelas Suherman, belum menjadi temuan. "Sekarang kita sedang mengantisipasi dan mengawasi agar seluruh PPK tidak melakukan pleno lebih awal dari jadwal," ujarnya.
Sementara, Ketua KPU Rohul Jonnaidi Dasa mengatakan soal suara yang terlambat datang karena banyak kotak suara menumpuk di kantornya yang sempit. Diakuinya, satu kotak suara yang seharusnya sudah sampai ke TPS 6 luput pantauan petugas.
"Ini diperburuk lagi dengan musim hujan. Tapi semua kotak suara sudah kita distribusikan. Jadi tidak ada masalah," jelasnya.
Soal bilik suara yang terbuat dari kardus. Menurutnya, memang ada beberapa TPS yang kekurangan bilik suara. Sayangnya hal itu tidak dilaporkan pihak PPK ke KPU. "Tapi pada prinsifnya bisa menutup tiga sisi dan tidak melanggar slogan Pemilu yang jujur, bebas, dan rahasia," kata Jonnaidi.
Pada Pilkada Riau putaran dua ini, sebanyak 328.620 pemilih yang masuk DPT Kabupaten Rohul akan memberikan hak pilihnya di 948 TPS tersebar di 150 desa/ kelurahan, di 16 kecamatan.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

