• Home
  • Politik
  • DPRD Rohul Apresiasi Investor Bangun PLTA Lompatan Harimau

DPRD Rohul Apresiasi Investor Bangun PLTA Lompatan Harimau

Minggu, 01 Maret 2015 19:05 WIB
ROKAN HULU - Anggota Komisi II DPRD Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau, Arisman, mengapresiasi langkah manajemen PT Anugerah Hijau Power Indo (APHI) tertarik membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Lokasi Tebing Lompatan Harimau Desa Koto Ruang Kecamatan Rokan IV Koto.

Diakuinya, bahwa lokasi tersebut cukup potesial untuk PLTA. "Ketertarikan dan keseriusan  Investor swasta PT APAHI, cukup membantu masyakat di bidang kelistrikan. Dan itu sangat kita apresiasi dan kita dukung, selaku wakil  rakyat, karena listrik salah satu kebutuhan masyarakat dan juga salah satu program kerja Komisi II dan kita sangat support," sebut Arisman, Minggu (1/3/2015).

Katanya lagi, bangsa ini mengalami krisis energi listrik termasuk masyarakat Rohul baru sekitar 30 persen bisa diterangi tenaga listrik  PLN, PLTBg, PLTD, bahkan untuk pembelian Bahan Bakar Myak (BMM) jenis solar lebih dari Rp 1 Miliar.

Sedangkan warga 70 persen belum mendapat pelayanan listrik secara maksimal. Arisman juga mengakui, atas ketertarikan serta keseriusan dari investor PT APHI membangun PLTA di Tebing Lompatan Harimau Desa Koto Ruang Kecamatan Rokan IV Koto  dengan kapasitas 2X40 Mega What sangat tepat, pembangunannya sudah siap, tentu masyarakat Rokan Hulu tidak lagi krisis listri melainkan over kapasitas atau surplus.

"Lokasi luasnya 14,9 hektar masuk Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), segala perizinan bangunan, sosial dan keamanan, tentunya Pemerintah Daerah Rohul juga harus memikirkan serta mempersiapkan segalanya, dari DPRD Rohul sangat mendukung program ini," terangnya.

Dimana sebelumnya, dari hasil komunikasi antara Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Rokan Hulu Yusmar Yusuf dengan  Direktur PT AHPI Agus perusahaan tersebut benar-benar punya ketertarikan serta keseriusannya membangun PLTA  di Rokan Hulu dengan kapasitas 80 MW.

(rdk/ogi/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar